Puan Bisa Jadi Calon Presiden dan Ketum PDIP Pengganti Megawati

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 28 Maret 2021
Puan Bisa Jadi Calon Presiden dan Ketum PDIP Pengganti Megawati

Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: dpr.go.id).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Regenerasi di partai politik kini tengah menjadi bahan pembicaraan terutama jelang Pemilu 2024. PDI Perjuangan (PDIP), Gerindra dan PKS merupakan partai yang tak banyak mengalami gesekan. Terutama dalam melakukan regenerasi maupun suksesi kepemimpinan mereka.

"PDIP misalnya yang siapapun nanti pengganti Bu Mega (Megawati Soekarnoputri) itu ini kan ada ruang dipersiapkan Trah Sukarno atau non trah sukarno," kata Pendiri Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio menilai dalam diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk 'Senjakala Regenerasi Parpol' secara virtual, Sabtu (27/3).

Baca Juga:

PDIP Kritik Sepeda Non Lipat Masuk MRT, Wagub: Tidak akan Ganggu

Menurut Hendri, sepanjang sejarah partai banteng itu, sangat sulit menempatkan orang di luar trah Soekarno menjadi pimpinan partai.

"Kalau kita kecurutkan lagi menjadi trahnya megawati soekarnoputri kan ada 3 ada mas Tatan, Rizki Pratama, Prananda Prabowo dan Mbak Puan Maharani," ungkapnya.

Hendri mengatakan, jika dikerucutkan lagi, maka trah Soekarno yang muncul ke publik hanya Prananda dan Puan. Kedua trah Soekarno itu dianggap memiliki pengalaman yang mumpuni.

Puan Maharani punya pengalaman lengkap di legislatif partai dan eksekutif, sementara Prananda berada di jantung pertahanan Partai sebagai situation room head. Kendati begitu, dari dua trah itu siapa yang cocok menggantikan megawati, waktu yang akan menjawab.

Untuk Pemilu 2024, Politikus PDIP Effendi Simbolon mengakui memanang banyak dukungan di internal PDIP untuk Puan saat pemilu mendatang. Tetapi tidak ada keinginan untuk mencalonkan Puan bersama beberapa nama apalagi dengan Ketum Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Moeldoko.

“Karena saya termasuk yang mendukung Puan untuk maju tapi bukan sama naturalisasi,” terangnya.

Megawati
Ketum PDIP Megawati. (Foto: Antara)

Menurut Effendi, pada waktunya nanti PDIP akan mengumumkan resmi pencalonan Puan tersebut.

Effendi menegaskan, bahwa Megawati bukan hanya membidani kelahiran tetapi dialah kromosom PDIP itu sendiri. Hal ini berbeda dengan partai lain yang masih mempertentangkan pendiri serta penggagasnya.

Sebaliknya pembawa, identitas dan yang melahirkan PDIP adalah Megawati Soekarnoputri. Sehingga PDIP sangat bergantung pada Megawati. Sebab apa yang diwariskan adalah pakem ajaran Bung Karno dengan kata perjuangan.

"Itu yang menurut bukan tidak adanya meritrokrasi, regulasi, regenerasi, itu mengalir,” terangnya.

Baca Juga:

Soal Impor Beras, Sekjen PDIP Serang Mendag M. Luthfi

#PDIP #Puan Maharani #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Bagikan