PT MRT Jakarta Revitalisasi Area di Stasiun Bundaran HI, Rekayasa Lalu Lintas Dilakukan hingga 30 Mei

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 13 April 2026
PT MRT Jakarta Revitalisasi Area di Stasiun Bundaran HI, Rekayasa Lalu Lintas Dilakukan hingga 30 Mei

Ilustrasi. (Unsplash/Anisetus Palma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT MRT Jakarta akan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas (lalin) sehubungan dengan pekerjaan revitalisasi area di Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta menjadi ruang multifungsi (extended concourse) dan entre (entrance) baru.

Rekayasa lalin itu berada pada Jalan M.H. Thamrin sisi barat pada area trotoar, 1 lajur sepeda dan sebagian lajur badan jalan akan terokupansi pagar kerja sehingga lalu lintas yang semula terdiri dari 1 lajur sepeda, 3 lajur reguler, dan 1 lajur Transjakarta akan menjadi tiga lajur mixed traffic.

Waktu pelaksanaan rekayasa lalin dimulai pada 10 April hingga 30 Mei 2026.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Rendy Primartantyo mengatakan, proyek ruang multifungsi dan entre baru merupakan bagian dari pengembangan sirkulasi bawah tanah serta membuka potensi interkoneksi dengan area komersial.

Dalam perencanaannya, akan dibangun ruang multifungsi dan tambahan tiga entre baru, yaitu dua entre di sisi barat stasiun dan satu entre di sisi timur stasiun.

Baca juga:

Jakarta Darurat Parkir Liar! Pramono Anung Sikat Habis Lapak Ilegal di Belakang Grand Indonesia Hingga MRT Lebak Bulus

Dua entre dilengkapi dengan tangga dan eskalator sedangkan satu entre dengan elevator menuju ke area pejalan kaki di sisi kiri dan kanan jalan Jalan M.H. Thamrin.

"Area ini nantinya akan dapat diakses melalui lift yang ada di Halte Transjakarta Bundaran HI," ucap Rendy kepada wartawan, Senin (13/4).

Selain itu ruang multifungsi dan entre baru, juga akan dibangun suar penyejuk dan ventilasi (cooling and ventilation tower). Penyelesaiannya ditargetkan pada pertengahan tahun 2027 mendatang.

Pengembangan ini bertujuan agar Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dapat menjadi pusat kawasan berorientasi transit yang mengusung interkoneksi dengan bangunan di sekitarnya, sesuai dengan prinsip transit-oriented development yang diusung PT MRT Jakarta.

Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta yang kedalamannya mencapai 18 meter di bawah permukan tanah ini merupakan salah satu stasiun tersibuk di fase 1 lin utara selatan dengan rata-rata pelanggan mencapai sekitar 450--500 ribu pelanggan setiap bulan.

Jumlah yang diprediksi akan terus meningkat apabila fase 2A lin utara selatan segmen 1 Bundaran HI—Monas mulai beroperasi. Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini sebagai persiapan operasional fase 2A segmen 2 hingga Kota yang ditargetkan pada 2029. (Asp)

#PT MRT Jakarta #Stasiun MRT #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Indonesia
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Lapangan Banteng akan semakin nyaman dikunjungi. Proses penataan kini sudah mencapai 63 persen, kemudian rampung November 2026.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Pemprov DKI Jakarta mencairkan bansos PKD September 2026 kepada 219.252 penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ. Ini rincian penerimanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Bagikan