PT KCIC Sanksi Akun Admin Whoosh Usai Beri Komentar Tak Pantas
PT KCIC menyampailan permohonan maaf atas kelalaian admin pengelolaan sosial media X @KeretaCepatID (Media sosial)
MerahPutih.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) langsung memberikan klarifikasi atas akun resmi Whoosh yang memberikan komentar tak pantas di postingan pakar transfer sepak bola Eropa, Fabrizio Romano @FabrizioRomano.
PT KCIC menyampailan permohonan maaf atas kelalaian admin pengelolaan sosial media X @KeretaCepatID tersebut.
"Perihal comment dengan text yang kurang pantas pada akun resmi di aplikasi X PT KCIC - Whoosh dengan ini, management PT KCIC menyatakan permohonan maaf atas kelalaian admin pengelolaan sosial media," tulis akun @KeretaCepatID, Senin (6/12).
Baca juga:
Profil Patrick Kluivert, Calon Kuat Pelatih Baru Timnas Indonesia
Saat ini komentar tersebut pun sudah dihapus dari akun resmi PT KCIC. Disamping itu, PT KCIC juga telah memberi sanksi tegas terhadap admin akun @KeretaCepatID.
"Atas kejadian tersebut KCIC admin terkait akan diberikan sanksi sesuai aturan perusahaan," lanjutnya.
Sebelumnya, akun resmi Whoosh @KeretaCepatID menjadi perbincangan di media sosial setelah memberikan komentar tak senonoh soal Patrick Kluivert di X pada Senin (6/1).
Akun resmi Whoosh memberikan komentar atas unggahan pakar transfer sepak bola Eropa, Fabrizio Romano.
Dalam unggahannya, Fabrizio Romano menuliskan perihal sosok pelatih baru Tim Nasional Indonesia (Timnas) setelah memecat Shin Tae-yong.
Baca juga:
Jokowi Yakin Pemecatan STY Sudah Lewati Pertimbangan dan Evaluasi
Patrick Kluivert akan menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala Indonesia yang baru, kesepakatan telah tercapai.
"Kontrak 2 tahun plus opsi 2 tahun, presentasi akan dilakukan pada 12 Januari di Indonesia," tulis Romano dalam unggahan di X dengan Akun @FabrizioRomano.
"Targetnya adalah mencapai kualifikasi Piala Dunia," lanjutnya. (Asp).
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Whoosh Angkut 362 Ribu Penumpang Selama Nataru, Keterlambatan Masih Terjadi
372 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta Whoosh Selama Nataru 2026, ini Nomor Kontak untuk Pengambilan Kembali
Malam Pergantian Tahun, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tembus 16 Ribu Orang dalam Sehari
Kereta Whoosh Jadi Destinasi Wisata, Orang Malaysia Ramai ke Indonesia untuk Mencoba
Libur Nataru, KCIC Operasikan 1.098 Perjalanan Kereta Cepat Whoosh
Lidik Dugaan Korupsi Whoosh, KPK Telusuri Status Lahan di Halim Benar Tidak Milik TNI AU
Barang Bawaan Penumpang Ketinggalan dan Hilang di Kereta Whoosh, Begini Cara Urus Layanan Lost & Found
Jelang Angkutan Nataru 2026, Semua Awak Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wajib Tes Urine oleh BNN
Bukan Cuma Jual Beli Tanah Negara, Penyelidikan KPK Temukan Indikasi Mark Up Dana Lahan Whoosh