MerahPutih.com – PT Karunia Alam Segar (PT KAS), produsen Mie Sedaap, menipis isu adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap ratusan buruh.
Operasional pabrik di Gresik, Jawa Timur itu, diklaim tetap berjalan normal dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan.
“PT KAS tetap berjalan normal secara operasional dan ketenagakerjaan, tidak ada PHK maupun karyawan yang dirumahkan,” kata Human Resources & General Affairs PT KAS, Peter Sindaru, dalam pernyataan resmi perusahaan, dikutip Rabu (25/2).
Baca juga:
Menaker Monitor Isu PHK Buruh Mie Sedaap, KSPI Ingatkan Modus Hindari Bayar THR
Menurut dia, kegiatan produksi pabrik berlangsung sesuai perencanaan, dan tetap menyesuaikan dengan dinamika permintaan pasar sebagai bagian dari industri manufaktur padat karya.
Perusahaan menegaskan sumber daya manusia merupakan aset terpenting sehingga komitmen menjalankan praktik ketenagakerjaan sesuai regulasi tetap dijalankan.
PT KAS juga menyatakan akan terus menjalankan kegiatan usaha secara terukur, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta menjaga hubungan industrial yang harmonis dalam seluruh aktivitas operasionalnya.
Menaker Monitor Isu PHK Buruh Mie Sedaap
Di tempat terpisah,Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pihaknya masih mendalami dugaan PHK buruh PT KAS.
“Terkait dengan (dugaan PHK) Mie Sedaap, ini kita masih monitor, nanti kita update kepada teman-teman, ya,” kata Menaker Yassierli di Jakarta.
Baca juga:
Mie Sedaap Stop PHK Karyawan, DPR: Semua Perusahaan Wajib Bayar THR
Dasco Turun Tangan
Sebelumnya, beredar informasi di media sosial bahwa sekitar 400 pekerja dirumahkan beberapa hari sebelum Ramadan. Unggahan tersebut menyebutkan para pekerja mendapat informasi PHK hanya melalui pesan WhatsApp, meski kontrak kerja masih berjalan.
Bahkan, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan telah menerima aspirasi dari pekerja PT KAS. Politikus Gerindra itu memastikan kebijakan PHK tidak seharusnya terjadi, apalagi menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Namun, Dasco menegaskan perusahaan sudah sepakat tidak akan kembali melakukan PHK.“Tadi kami sudah lakukan koordinasi dan saya pikir para pekerja dapat kembali tenang bekerja,” kata Dasco, Senin (23/2) dikutip Antara. (*)

