PT KAI Sediakan Water Drinking Station bagi Penumpang
Drinking water station di stasiun kereta api.(foto: Merahputih.com/Kanu)
MERAHPUTIH.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan drinking water station di 22 stasiun. Penumpang kereta api yang tengah menunggu di stasiun kini tak perlu lagi khawatir kehausan.
“Air minum tentunya sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh,” kata Vice President of Public Relations of PT KAI Anne Purba di Jakarta, Sabtu (10/8).
KAI telah bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Coway International Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB), untuk menghadirkan layanan air minum yang telah melalui beragam uji termasuk kualitas air.
Kualitas air minum pada fasilitas drinking water station telah memenuhi 20 dari 20 parameter standar baku mutu yang diuji berdasarkan pengetesan oleh Coway Water Quality Laboratory.
Baca juga:
PT KAI Daop 1 Gelar Edukasi ke Warga Pasca Masyarakat Buang Sampah di Jalur Kereta Api
“Selain itu, fasilitas air minum tersebut juga telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI,” ungkap Anne.
Anne menjelaskan parameter-parameter uji kualitas air pada drinking water station meliputi lain parameter mikrobiologi yang terdiri dari (E coli dan total bakteri Coliform), parameter fisik (suhu, total dissolved solid, kekeruhan, warna, dan bau), parameter kimia (nitrat, nitrit, besi, mangan, arsen, kadmium, timbal, fluorida, dan aluminium), serta parameter kimia tambahan (total kromium, tembaga, seng, dan nikel).
Anne menjelasakan kampanye ataupun gerakan konservasi dan teknologi yang ramah lingkungan perlu digaungkan terus bagi pengguna kereta api. “Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah menghadirkan ekosistem transportasi kereta api terbaik bagi masyarakat Indonesia,” tutup Anne.(knu)
Baca juga:
PT KAI Hampir Angkut 1 Juta Orang Periode Libur Idul Adha 2024
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Barang Tertinggal atau Hilang di Kereta? Jangan Panik, Ikuti Langkah-Langkah Ini
11.670 Barang Tertinggal di Kereta Sepanjang 2025, KAI Catat Nilainya Capai Rp 12,88 Miliar
Berakhir Damai, Pegawai KAI tak Jadi Dipecat Saling Bermaafan dengan Penumpang yang Kehilangan Tumbler di KRL
Pemprov Jabar Ingin Gambir - Bandung Ditempuh 1,5 Jam Perjalanan Pakai Kereta Api
KRL belum Beroperasi 24 Jam, Bos KAI: Kapan Periksa Kabelnya?
Penyebab KRL Tanah Abang-Serpong Alami Gangguan Hari ini, Dipicu Hoax soal Rel yang Patah
PT KAI Tingkatkan Kursi Penumpang 8,9 Persen Untuk Nataru
Gedung Baru Stasiun KA Rangkasbitung Mulai Diujicobakan, Begini Alurnya
Pengendara Terobos Perlintasan Kereta Api, KAI Pastikan Ancaman Denda Rp 15 Juta hingga Dihukum Penjara
KAI Obral Tiket Diskon untuk Liburan Nataru 2026, Kuota Tersedia Mencapai 3,5 Juta Tempat Duduk