PT Dexa Medica Raih Anugerah Industri Inovatif 2020, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Inovator

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 10 November 2020
PT Dexa Medica Raih Anugerah Industri Inovatif 2020, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Inovator

Penghargaan diberikan atas komitmen Dexa Group mengembangkan Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) (Dexa Group)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Dexa Medica meraih penghargaan Anugerah Industri Inovatif 2020 dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN). Penghargaan diberikan atas komitmen Dexa Group mengembangkan Obat Modern Asli Indonesia (OMAI).

Acara penyerahan Anugerah Industri Inovatif 2020 dibuka oleh sambutan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (10/11). Presiden Jokowi menekankan pentingnya pengembangan inovasi berbasis riset di dunia industri dalam negeri.

“Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi inovator di berbagai sektor yang sangat dibutuhkan masyarakat
seperti pangan, energi, kesehatan, termasuk inovasi dalam manajemen model bisnis dan digital-preneur. Untuk itu saya mengajak para inovator memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan negara, berkontribusi bagi kemanusiaan dan kehidupan yang lebih baik,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Baca Juga:

Adek Erfil Manurung Pimpinan Sah Laskar Merah Putih di Mata Pemerintah

Menteri Riset dan Teknologi / Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof Bambang Brodjonegoro dalam
sambutannya menyatakan, kolaborasi triple helix dibutuhkan dalam mewujudkan inovasi hingga bisa diproduksi dan menjadi komoditas ekspor. Presiden Jokowi sendiri telah memberi arahan untuk belajar dari pandemi COVID-19 sehingga inovasi penelitian, pengembangan, pengujian dan penerapan (Litbangjirap) akan berfokus pada; kesiapan dan ketahanan bangsa, vaksin COVID-19, kemandirian alat kesehatan dan obat, serta hidup berkualitas dan berkelanjutan.

"Kemandirian alat kesehatan dan obat, termasuk pengembangan Obat Modern Asli Indonesia," ungkap
Bambang.

Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS), Dr Raymond Tjandrawinata menerima
langsung penghargaan tersebut dari Menristek Bambang Brodjonegoro.

"Penghargaan Anugerah Industri Inovatif merupakan bentuk apresiasi pemerintah untuk kegiatan penelitian
dan pengembangan industri di Indonesia. Dexa Group telah mengembangkan Obat Modern Asli Indonesia sejak
15 tahun lalu dan terus konsisten. Ini sesuai dengan core purpose Dexa Group yakni Expertise for the
Promotion of Health," ungkap Dr Raymond usai menerima penghargaan di Gedung Kemristek/BRIN, Jakarta.

OMAI merupakan obat yang dikembangkan dari kekayaan alam Indonesia dengan teknologi modern. OMAI
terdiri dari Obat Herbal Terstandar (OHT) yang telah lulus uji pra-klinis dan juga Fitofarmaka yang telah lulus uji
klinis sehingga memiliki khasiat setara obat.

Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), saat ini terdapat 92 OHT yang terdaftar
sesuai Nomor Izin Edar (NIE) dan 39 di antaranya diproduksi oleh Dexa Group. Sementara itu untuk
Fitofarmaka, saat ini ada 37 NIE yang terdaftar dan 32 di antaranya produksi Dexa Group. Data ini menunjukkan
komitmen Dexa Group dalam mengembangkan OMAI.

Penghargaan Industri Inovatif merupakan penghargaan tertinggi anugerah yang diberikan kepada badan
usaha/industri atas prestasi pelaksanaan inovasi yang berhasil, hingga dapat menghasilkan nilai tambah, baik
dalam bentuk komersil, ekonomi maupun sosial budaya.

Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan, sekitar 90 persen obat dan bahan baku obat di Indonesia masih
diimpor. Presiden kemudian mengatakan bahwa kekayaan keragaman hayati Indonesia harus dijadikan modal
dasar dalam kebangkitan industri obat dalam negeri.

"Keragaman hayati harus dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan masyarakat di bidang kesehatan. Obat
Fitofarmaka perlu difasilitasi untuk melewati uji klinik dan standarisasi sehingga menjadi pilihan pengobatan
promotif dan preventif," ungkap Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dan
Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia Tahun 2020, Kamis 5 November lalu.

PT Dexa Medica meraih penghargaan Anugerah Industri Inovatif 2020 dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN). (Dexa Group)

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari-September 2020 nilai impor produk farmasi di
Indonesia mencapai US$ 858,28 juta. Pengembangan OMAI bisa menjadi solusi substitusi impor bahan baku
obat.

“Komitmen Dexa Group sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor bahan
baku obat, seperti yang disampaikan Presiden Jokowi. Ketergantungan terhadap bahan baku obat impor itu
dapat dikurangi melalui riset farmakologi. Riset ini menggunakan tanaman dan hewan sebagai obat, dengan
memanfaatkan keragaman hayati yang menjadi warisan nenek moyang kita,” imbuh Dr Raymond.

Dexa Group tidak hanya mengembangkan OMAI untuk upaya kesehatan promotif dan preventif saja, tetapi
juga untuk pengobatan kuratif. Salah satu OMAI yang dikembangkan Dexa Group telah teruji klinis dapat
membantu menurunkan gula darah pasien diabetes, yaitu Inlacin. Produk ini bahkan telah merambah pasar
mancanegara, salah satunya ke Filipina.

OMAI dikembangkan dari bahan alam yang 100 persen berasal dari Indonesia dan melibatkan para peneliti
anak bangsa. Selain itu pengembangan OMAI juga turut menggerakkan perekonomian petani.

Baca Juga:

Vaksin Merah Putih Bakal Uji Klinis pada Hewan

Dalam sebuah diskusi virtual pekan lalu, Menristek/Kepala BRIN, Prof Bambang Brodjonegoro juga menegaskan
pentingnya pengembangan OMAI. Menristek bahkan mendorong agar OMAI juga masuk daftar Formularium
Nasional agar bisa digunakan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Kalau masuk JKN, saya yakin ini akan berkembang dan banyak pihak yang akan melakukan riset," kata
Menristek.

Menurut Menristek, para dokter di Indonesia harus terbiasa menggunakan OMAI. Pada diskusi itu, Ketua
Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI) dr. Hardhi Pranata mendorong agar dokter yang
meresepkan OMAI di fasilitas pelayanan kesehatan harus diperbanyak. (Ayu)

#Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Berita Foto
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Djan Faridz usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Maret 2025
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Indonesia
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Jokowi diharapkan kembali berbaur dengan masyarakat di wilayah setempat.
Frengky Aruan - Selasa, 22 Oktober 2024
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Indonesia
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Presiden Joko Widodo akan kembali ke Solo setelah purnatugas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 Oktober 2024
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Indonesia
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Jokowi juga menggelar makan siang terakhir bersama jajaran menteri kabinet kerja
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Oktober 2024
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Lifestyle
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Presiden Joko Widodo menanam pohon pulai di perkarangan Istana Negara Jakarta pada Kamis (17/10) atau sebelum berakhirnya masa jabatan.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Dalam narasinya disebutkan Jokowi marah karena Prabowo diam-diam memilih mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai wakil presiden (wapres) pengganti Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Indonesia
Di Penghujung Jabatan, Jokowi Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi Polri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 Oktober 2024
Di Penghujung Jabatan, Jokowi Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi Polri
Bagikan