PSI Sebut Indonesia Darurat Sekolah Rusak

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 31 Desember 2021
PSI Sebut Indonesia Darurat Sekolah Rusak

Juru bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Furqan AMC. Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabar mengenaskan datang dari Lebak, Banten. Pada penghujung 2021 ini, ada tiga sekolah roboh di bumi Multatuli tersebut.

Setelah SMPN 1 Cibeber dan SMPN 2 Warunggunung roboh pada akhir November lalu, pada awal Desember Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pasir Madang, Desa Parakan Lima yang roboh.

Baca Juga

SMAN 96 Jakarta Roboh, DPRD Temukan Besi Penyangga Ukuran Kecil

Robohnya beberapa sekolah ini mengungkap fenomena gunung es di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Menurut pengakuan Dinas Pendidikan setempat terdapat 993 Sekolah rusak berat dan tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di Lebak.

Tragisnya fenomena gunung es ini tidak hanya terjadi di Lebak, Banten, menurut data Kemendikbud tahun 2020 terdapat 1.222.064 ruang kelas yang rusak (kategori ringan, sedang & berat).

Jumlah tersebut sama dengan 86 persen dari total 1.413.523 ruang kelas yang tercatat. Artinya hanya 14 persen ruang kelas yang dalam kondisi baik di seluruh Indonesia.

“Sungguh Indonesia Darurat Sekolah Rusak” tegas Juru bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Furqan AMC dalam keterangannya, Jumat (31/12).

Sampai saat ini, lanjut Furqan, pihaknya belum bisa memvalidasi apakah sekolah-sekolah yang rusak tersebut sudah diperbaiki atau belum pada tahun 2021.

Sebab, melihat anggaran DAK Fisik (Dana Alokasi Khusus) yang dialokasikan Kemendikbud tahun 2021 untuk rehabilitasi dan pembangunan prasarana pendidikan sebesar 17,7 Triliun, di atas kertas itu hanya mencover 31.695 sekolah.

"Apakah realisasinya di lapangan sudah tepat sasaran dan utuh (tidak menguap), juga perlu diselidiki lebih lanjut," sambungnya.

Baca Juga

SMAN 96 Jakarta Roboh, Wagub: Nanti Dicek Ya

Sementara hasil evaluasi Komisi X DPR-RI, pemerintahan Kabupaten/Kota pun rata-rata hanya mengalokasikan 8-9 persen APBD-nya untuk fungsi pendidikan, jauh dari yang diamanatkan Undang-Undang.

“Postur anggaran pendidikan secara keseluruhan, baik APBN maupun APBD menggambarkan sepenuhnya political will pemerintah untuk mengatasi persoalan darurat sekolah rusak ini” jelas Furqan yang juga memimpin gerakan nasional Bela Sekolah.

Ia menuturkan, 161 tahun lalu Multatuli, nama pena dari Eduard Douwes Dekker, mengguncang Eropa dengan novel satirnya, Max Havelaar, yang mengabarkan pedihnya derita rakyat Lebak dihisap oleh kolonialisme Belanda.

“Kini setelah 76 tahun Indonesia merdeka, sepertinya kita masih butuh 1000 Multatuli lagi untuk mengabarkan realitas masyarakat khususnya persoalan pendidikan ini agar bisa menumbuhkan “sense of crisis” semua stakeholder khususnya pemerintah dari pusat hingga daerah," tegasnya.

Furqan menjelaskan, dengan revolusi teknologi informasi saat ini, Multatuli-Multatuli tersebut tidak hanya bisa mengabarkan realitas melalui novel seperti Max Havelaar, tapi juga bisa dalam bentuk foto dan video yang eksplosif dan menggetarkan

Kata dia, jika semua warga mengambil inisiatif ‘citizen Journalism’, mengabarkan sekolah rusak di kecamatannya masing-masing, maka penanganan persoalan darurat sekolah rusak ini akan bisa menjadi agenda prioritas nasional.

“Semoga menjadi resolusi kita bersama menyongsong tahun 2022,” harap Furqan. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga

PSI Minta Anies Usut Insiden Robohnya SMAN 96 Jakarta

#PSI #Sekolah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
DPR Minta Perkuat Pengawasan Anggaran Revitalisasi Sekolah, Rawan Dikorupsi
Anggaran revitalisasi atau perbaikan gedung sekolah masih rawan disalahgunakan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
DPR Minta Perkuat Pengawasan Anggaran Revitalisasi Sekolah, Rawan Dikorupsi
Indonesia
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Kini, Maluku dan Papua masuk prioritas.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Indonesia
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Pembangunan infrastruktur olahraga merupakan bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas manusia Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Sekolah di Jakarta kembali menggelar pembelajaran tatap muka mulai 9 September 2026 setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berkurang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Indonesia
PJJ Diterapkan akibat Abu Vulkanik, DPR Minta Sekolah Pastikan Siswa Tetap Belajar Efektif
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendukung PJJ di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
PJJ Diterapkan akibat Abu Vulkanik, DPR Minta Sekolah Pastikan Siswa Tetap Belajar Efektif
Bagikan