PSI Nilai Anies Lebih Pentingkan Formula E Ketimbang Penanganan Masalah di Jakarta

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 10 Februari 2020
PSI Nilai Anies Lebih Pentingkan Formula E Ketimbang Penanganan Masalah di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta lagi-lagi mengomentari kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam memimpin Ibu Kota Jakarta.

Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana menilai bahwa Gubernur Anies hingga kini sebenarnya beluk serius bekerja mengentaskan masalah yang krusial di Jakarta seperti persoalan kemacetan, banjir, polusi udara, sampah, air bersih, dan pertumbuhan penduduk.

Baca Juga

Monas Tak Diizinkan Pemerintah Pusat, Ini Rute Baru Formula E

Menurut dia, dari seluruh masalah utama DKI itu nampaknya tidak ada satupun yang menjadi prioritas Gubernur Anies dalam bekerja menjadi pemimpin Jakarta.

"Beliau (Anies) sepertinya lebih tertarik dengan hal-hal yang bersifat festival, seperti Formula E, atau penghargaan kepada diskotik (itu juga salah)," papar dia.

Justin Adrian Untayana
Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana

PSI juga kata Justrin menyoroti kerja dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang hingga sampai saat ini belum terlihat kinerjanya. Harusnya kata Justis, tim gubernur itu bisa membantu Anies dalam menyelesaikan masalah utama Jakarta, agar persoalan itu tak lagi menghantui warga Jakarta.

Baca Juga

DPRD DKI Ngotot Ajang Formula E tak Bisa Dibatalkan

"Dengan Anggaran puluhan triliun, dan puluhan TGUPP, dapat kita lihat performa kerjanya yang mengecewakan," jelas dia.

Justin pun mengaku ragu sampai akhir masa jabatan Anies ada perubahan signifikan terhadap masalah-masalah utama DKI itu.

Dengan begitu, Justin tak mengharapkan banyak dengan pemimpin Jakarta saat yang dinilai tak serius dalam menyelesaikan masalah utama Ibu Kota tersebut.

Baca Juga

Setneg tak Izinkan Formula E Digelar di Monas, PSI: Dibatalkan Saja

"Jangankan berharap Gubernur Anies bersikap sebagai pemimpin daerah yang visioner, bersikap profesional dengan kerja nyata pun sepertinya tidak bisa diharapkan," papar dia. (Asp)

#Anies Baswedan #PSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harusnya memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap kondisi infrastruktur jalanan di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Indonesia
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
PSI beralasan kasus yang menyeret Grace bukan urusan partai karena melibatkan pernyataan yang menjadi tanggung jawab pribadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Sebanyak 22 ribu anak di Jakarta Utara putus sekolah. DPRD DKI pun meminta Pemprov bisa bertindak cepat mengatasi masalah tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Bagikan