PSI Minta Pemprov DKI Lindungi Anak-anak dari COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 22 Juni 2021
PSI Minta Pemprov DKI Lindungi Anak-anak dari COVID-19

Ilustrasi - Corona virus (ANTARA/Shutterstock)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jakarta mencatat adanya peningkatan kasus COVID-19 pada anak. Per tanggal 21 Juni kemarin, sebanyak 195 anak usia 0-5 tahun terpapar dan 598 anak usia 6-18 tahun membutuhkan perawatan medis.

Fraksi PSI DPRD DKI mengaku prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini, terlebih sejauh ini belum ada vaksinasi yang bisa melindungi bocah.

“Selama ini banyak yang menganggap risiko COVID-19 pada anak-anak rendah. Tapi sekarang kondisi berubah, di Jakarta 1 dari 6 pasien COVID-19 adalah anak-anak,” ujar Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Idris Ahmad di Jakarta, Selasa (22/6).

Baca Juga:

Hadapi Wabah Berbeda dengan Awal Tahun, Anies: Mudah Menular Kepada Anak-Anak

Idris pun meminta Pemprov DKI untuk mengeluarkan kebijakan untuk melarang anak-anak memasuki tempat umum yang berpotensi terjadi kerumunan massa dan risiko terinfeksi seperti tempat wisata, restoran, dan pusat perbelanjaan. Pasalnya, anak-anak belum dapat bertanggung jawab dan melindungi dirinya sendiri.

“Kita harus melindungi hak hidup anak, dengan situasi zona merah di Jakarta saat ini, pergerakan anak-anak di tempat umum harus dibatasi," paparnya.

Suasana permukiman warga di RT06/RW01, Jalan Madrasah, Kelurahan Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan yang menerapkan penguncian wilayah skala mikro, Selasa (22/6/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Suasana permukiman warga di RT06/RW01, Jalan Madrasah, Kelurahan Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan yang menerapkan penguncian wilayah skala mikro, Selasa (22/6/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Menurutnya membatasi ruang gerak anak di tempat umum semata-mata sebagai upaya mencegah penambahan kasus corona pada anak. Apalagi fasilitas kesehatan khusus anak masih terbatas.

Terlebih, saat ini tidak semua rumah sakit memiliki fasilitas PICU dan NICU khusus anak dan hanya tersisa 21 bed PICU dan 20 bed NICU di Jakarta.

"Anak-anak menjadi semakin rentan karenanya harus menjadi prioritas untuk mendapatkan perlindungan,” jelas Idris.

Baca Juga:

Varian Baru Cepat Menular, Anies Minta Orang Tua Jaga Anak-anak

Untuk mendukung upaya ini, orang tua yang memiliki anak usia 0 - 13 tahun juga harus diberi dispensasi sepenuhnya bekerja di rumah. Penegakan disiplin protokol kesehatan di tempat kerja mutlak harus diterapkan.

"Jangan sampai orang tua yang memang terpaksa harus bekerja di luar rumah, berpotensi membawa virus saat pulang dan bertemu anak," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Kasus Anak Terpapar COVID-19 Meningkat, Anies Tambah RS Rujukan Jadi 106

#Anak-anak #COVID-19 #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Bagikan