PSI Minta Kontraktor Proyek Dinas SDA DKI Dievaluasi
Banjir di kawasan Joglo, Jakarta, Jumat (22/3). Foto: Dok/ANTARA
MerahPutih.com - PSI menilai Kinerja Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemprov DKI Jakarta perlu dievaluasi, lantaran proyek penanganan banjir masih jauh dari maksimal. Mulai dari pengerjaan program sumur resapan hingga turap.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana khususnya menyoroti para kontraktor yang dipakai Dinas SDA yang mengerjakan program penanganan banjir di ibu kota.
Baca juga:
"Menurut saya seluruh kontraktor SDA harus di evaluasi karena selama ini banyak sekali proyek SDA berakhir buruk," kata Justin saat dikonfirmasi, Selasa (26/3).
Mestinya, kata dia, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dan juga Dinas SDA menyelesaikan masalah dengan skala prioritas, sehingga kerjanya jelas dan berkualitas.
"Misalnya bilamana tahun ini ditetapkan untuk banjir dan sampah, maka Banjir & Sampah digenjot progresnya," urai kader PSI DKI ini.
Baca juga:
Luapan Ciliwung Rendam Kebon Pala 1 Meter Lebih, Warga Belum Mau Mengungsi
Lebih lanjut, kata dia, untuk turap yang rusak inipun beban anggarannya tidak boleh dibebankan kepada DKI, karena berdasarkan Undang-undang (UU) jasa konstruksi, kontraktor bertanggungjawab atas hasil pekerjaan, bahkan sampai dalam kurun waktu beberapa tahun pasca selesainya pekerjaan.
"Kontraktornya harus di evaluasi. Ya ini dia, harus fokus menyelesaikan masalah dengan skala prioritas. Banjir itu prioritas," tutupnya. (Asp)
Baca juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Dinas Bina Marga DKI Kaji Aspal Porus untuk Cegah Jalan Jakarta Cepat Rusak Akibat Banjir
Rel di Pekalongan Terendam Banjir, Komisi V DPR Ingatkan Rentannya Infrastruktur Kereta Api
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara Korban Banjir Sumatera, Sebelum Ramadan Janji Rampung
Banjir, Rute Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan, Berikut Perjalanan yang tak Beroperasi Hari ini dan Besok Imbas Banjir
Rel Pekalongan Mulai Bisa Dilalui, KAI Masih Belum Berani Jalankan Dua Kereta ke Jakarta
Tanggul Sungai Citarum Jebol, 5 Kampung di Bekasi Terendam Banjir
Daerah Terdampak Meluas, Banjir Telah Merendam Ribuan Rumah di 26 Desa di Karawang
Banjir Surut, Perjalanan KRL Tanjung Priok-Kampung Bandan kembali Normal dengan Kecepatan Terbatas