PSI Desak Dilakukan Fit and Proper Test untuk Calon Pengganti Sandiaga Uno

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 21 Januari 2020
PSI Desak Dilakukan Fit and Proper Test untuk Calon Pengganti Sandiaga Uno

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Sandiaga Uno (kiri) usai pengunduran diri Sandiaga, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (10/8/2018). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc/18.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendesak calon Wakil Gubernur DKI yang baru harus mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) sebelum menggelar rapat paripurna pemilihan pengganti Sandiaga Uno.

Seperti diketahui, Partai Gerindra baru saja mengumumkan dua nama baru kandidat cawagub yang dampingi Gubernur Anies Baswedan. Dua nama itu yakni Nurmansyah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra.

Baca Juga:

Kritik M. Taufik pada Pansus Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta

Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad menyatakan, pemilihan DKI 2 tidak cukup tanpa adanya fit and proper secara terbuka. Memang, lanjut dia, hak Gerindra dan PKS untuk mengusulkan nama calon Wakil Gubernur DKI, namun seharusnya prosesnya juga terbuka.

"Fraksi PSI DKI mendesak DPRD untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan secara terbuka untuk dua nama yang diusulkan," kata Idris di Jakarta, Senin (20/1).

Lebih lanjut Idris mengatakan bahwa publik berhak tahu seperti apa kualitas calon yang diusulkan. Fit and proper test secara terbuka menjadi cara yang masuk akal untuk menilai siapa yang layak untuk menjadi Wagub sebelum voting dimulai.

Partai Gerindra mengumumkan dua nama baru cawagub DKI Jakarta menggeser kandidat sebelumnya yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (20/1). Foto: MP/Asropih
Partai Gerindra mengumumkan dua nama baru cawagub DKI Jakarta menggeser kandidat sebelumnya yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (20/1). Foto: MP/Asropih

“Demi kualitas proses pemilihan wagub, kami usulkan ada semacam public hearing secara live, di mana para kandidat menjelaskan latar belakang, visinya, dan juga menjawab pertanyaan dari masyarakat," tutup Idris.

Seperti diketahui, Partai Gerindra secara sepihak atau tanpa PKS telah mengumumkan dua nama calon Wakil Gubernur DKI baru menggeser kandidat sebelumnya yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, pada Senin (20/1) siang.

Dua nama itu adalah Nurmansyah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria berasal dari Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai ketua DPP Gerindra.

Baca Juga:

PKS Jelaskan Alasan Tak Hadir Umumkan Cawagub DKI Jakarta

Dua sosok cawagub itu disetujui Gerindra dan PKS dengan tanda tangan surat oleh petinggi kedua belah pihak dengan meterai 6000.

Petinggi PKS yang bertanda tangan yaitu Sakir Purnomo sebagai Ketua Umum DPW PKS DKI Agung Yulianto, Sekretaris Umum DPW PKS DKI Shohibul Iman, Presiden DPP PKS, dan Mustafa Kamal Sekretaris DPP PKS.

Kemudian Partai Gerindra M Taufik, Ketua DPD Gerindra DKI, Husni Thamrin Sekretaris DPD Gerindra DKI, Prabowo Subianto Ketua Umum Gerindra, dan Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Gerindra.

"Surat ini dinyatakan mencabut surat yang terdahulu, dan kemudian dalam surat ini telah menyetujui dua nama untuk menjadikan cawagub dki yaitu Nurmansyah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra," kata Sufmi di ruang Fraksi Gerindra DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (20/1). (Asp)

Baca Juga:

Sosok Dua Nama Baru Cawagub DKI Pilihan Gerindra dan PKS

#Wakil Gubernur DKI Jakarta #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan