PSI dan NasDem Ribut Gegara Ahmad Sahroni Jabat Ketua Pelaksana Formula E
Anggota DPR Ahmad Sahroni (kanan) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih
MerahPutih.com - Penunjukan Ahmad Sahroni sebagai Ketua Pelaksana Formula E menimbulkan riak-riak di koalisi partai pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Keributan diawali permintaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang meminta Sahroni mundur dari jabatan Ketua Pelaksana Formula E karena dianggap membahayakan posisi Jokowi.
Baca Juga
NasDem DKI Sebut Ahmad Sahroni Punya Kapasitas Jadi Ketua Pelaksana Formula E
Tetapi, permintaan itu dianggap lancang oleh partai asuhan Surya Paloh. NasDem tak pernah mempermasalah kadernya yang ikut terlibat dalam gelaran balap mobil berenergi listrik tersebut yang dihelat pada 4 Juni 2022 mendatang.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, Formula E merupakan event internasional yang mesti didukung karena akan mempromosikan wajah Indonesia, bukan hanya Jakarta.
Pernyataan NasDem itu langsung direspon oleh petinggi PSI. Sekjen DPP PSI Dea Tunggaesti menegaskan, pernyataan meminta Sahroni mundur dari Formula E bukan sesuatu yang lancang.
Menurut dia, ini merupakan tanda sayang sebagai sesama kawan koalisi dalam memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 lalu.
“Justru pernyataan itu merupakan tanda sayang sebagai sesama kawan koalisi, bukan lancang.Kami bersuara sebagai sesama partai pendukung Pak Jokowi," kata Dea, Kamis (2/12).
Dea menuturkan, sebagai partai pendukung, sudah selayaknya Partai Nasdem ikut sama-sama menjaga presiden agar jangan sampai terseret Formula E yang sejak awal bermasalah.
“Budaya saling mengingatkan penting untuk memastikan koalisi tetap di satu haluan dalam menjaga Pak Jokowi. Kalau kami diam, justru keliru," ungkap Dea. (Asp)
Baca Juga
Ditunjuk Jadi Ketua Pelaksana Formula E, Ahmad Sahroni: Demi Kepentingan Bangsa
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang
PSI Desak Publik Cerdas: Peresmian Jokowi 2018 Itu Bandara Negara, Bukan Bandara yang Diributkan Menhan Sjafrie Sjamsuddin