PSI Beri Respons setelah Jokowi-Anies Cek Sirkuit Formula E

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 27 April 2022
PSI Beri Respons setelah Jokowi-Anies Cek Sirkuit Formula E

Presiden Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau Sirkuit Formula E, Senin (25/4), di Ancol. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta merespons kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan, tinjauan orang nomor satu di Jakarta itu merupakan hal yang wajar. Menurutnya, kunjungan tersebut tidak berarti penyelenggaraan Formula E bebas dari masalah.

Baca Juga

Soal Formula E, KPK Ingatkan APBD tak Boleh Dipakai untuk Bisnis

"Wajar jika Pak Jokowi sebagai presiden datang ke sirkuit Formula E karena ini merupakan kegiatan bertaraf internasional. Beliau harus memastikan bahwa acara ini siap dan tidak membuat malu Indonesia di mata dunia. Namun, bukan berarti Formula E bebas dari masalah," kata Anggara di Jakarta, Rabu (27/4).

Anggara mengatakan bahwa Fraksi PSI akan terus menagih penjelasan dari penyelenggaraan Formula E yang masih meninggalkan banyak tanda tanya.

"Kita akan terus mengawal berbagai ketidakjelasan dari penyelenggaraan Formula E mulai dari penggunaan uang APBD sebesar Rp 560 milliar hingga studi kelayakan yang belum direvisi sesuai rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal ini patut untuk terus dipertanyakan bahkan saat Formula E-nya sudah terselenggara nanti, tidak akan menghilangkan tanggung jawab dari Pak Gubernur Anies," tambah Anggara.

Presiden Joko Widodo bersama Gubernur DKI Jakarta (kanan) berkeliling sirkuit Formula E Jakarta, Senin (5/4/2022). ANTARA/Formula E Jakarta/Imam Sjafei/Dewa
Presiden Joko Widodo bersama Gubernur DKI Jakarta (kanan) berkeliling sirkuit Formula E Jakarta, Senin (5/4/2022). ANTARA/Formula E Jakarta/Imam Sjafei/Dewa

Anggara justru menyarankan sebaiknya Gubernur Anies bersedia untuk memberikan penjelasan selengkap mungkin sebelum Formula E terselenggara.

"Baiknya Pak Anies datang dan jawab dulu segala pertanyaan di forum interpelasi agar tidak ada beban dalam penyelenggaraan Formula E yang tinggal kurang dari dua bulan lagi. Belum lagi masa jabatan Pak Anies mau juga mau berakhir, jangan tinggalkan masalah di DKI Jakarta," tutup Anggara.

Baca Juga

Kehadiran Jokowi di Sirkuit Formula E Jadi Sinyal Dukung Anies di Pilpres 2024?

Sebelumnya, Presiden Jokowi bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau lokasi sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, pada Senin (25/4).

Jokowi terlihat mengenakan pakaian kemeja putih dan celana hitam. Sedangkan Anies mengenakan baju dinas berwarna cokelat dan rompi biru bertulis Jakarta.

Jokowi menyampaikan, kedatangannya ke lintasan Formula E untuk melihat progres dan sejauh mana persiapan perhelatan ajang tersebut yang akan digelar pada 4 Juni mendatang.

"Ya saya ingin melihat persiapan Formula E seperti apa di lapangan," ucap Jokowi di Jakarta Utara, Senin (25/4).

Jokowi menuturkan, untuk lintasan balapan sudah siap secara keseluruhan. Namun, tinggal dikejar pembangunan pada paddock dan grandstandnya.

"Masih ada waktu habis lebaran, dan kita harapkan di awal Juni kita bisa melihat balapannya," tuturnya. (Asp)

Baca Juga

Jokowi Tinjau Sirkuit Formula E, M Taufik: Bukti Setuju

#Formula E #PSI #Presiden Jokowi #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
Anggota Fraksi PSI, Josephine Simanjuntak, mengkritik Pemprov Jakarta gagal mengatasi bau menyengat dari fasilitas RDF Rorotan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
Indonesia
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Konsolidasi struktur penting untuk menyatukan pemahaman kader mengenai arah dan visi partai di masa depan.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Indonesia
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Faktanya, kedua wilayah itu sudah kuat menjadi kandang PDIP.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Indonesia
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Melengkapi struktur partai tidak semata-mata didesak kebutuhan elektoral, tetapi juga agar PSI Jakarta bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Indonesia
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Rusdi Masse pernah menjadi Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) selama dua periode, dan sempat menduduki Ketua DPD II Partai Golkar di Sidrap. Awal karir politiknya dimulai dari Partai Bintang Reformasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Indonesia
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI meminta Pemprov DKI melakukan patroli dan perbaikan cepat demi keselamatan pengendara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Indonesia
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Anggota DPRD DKI dari PSI menyoroti kondisi Pasar Sunan Giri Pulogadung yang dinilai berbahaya. Pasar Jaya diminta melakukan revitalisasi total.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Indonesia
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Fraksi PSI DPRD DKI menyoroti rencana pembongkaran tiang monorel Rasuna Said yang menelan anggaran Rp 100 miliar dari APBD.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Insiden 3 kali longsor pada Mei sampai Desember 2025 menunjukkan kondisinya sudah pelik.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Bagikan