PSI bakal Dukung Siapa pun Capres Kecuali Anies

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 17 Februari 2023
PSI bakal Dukung Siapa pun Capres Kecuali Anies

Anies Baswedan. Foto: Twitter/@aniesbaswedan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diyakini akan mendukung siapa pun calon presiden (capres) yang diusung partai politik pada Pilpres 2024.

Partai asuhan Giring Ganesha itu sudah memastikan tidak akan mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Pilpres tahun depan.

Baca Juga

Demokrat Ngotot Jadikan AHY Bakal Cawapres Anies Baswedan

"Kalau PSI yang saya lihat yang penting bukan Anies Baswedan, sama siapa pun dia oke," kata Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno saat dikonfirmasi, Jumat (17/2).

Dengan begitu, ucap Adi, PSI tidak akan bergabung dengan NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat di dalam koalisi perubahan.

"Jadi PSI itu tidak mungkin berkoalisi dengan Anies dan partai-partai pendukung Anies," paparnya.

Baca Juga

PKS dan Demokrat Dinilai Belum Serius Dukung Anies di Pilpres 2024

"Selebihnya PSI itu bisa ke KIB bisa ke Gerindra-PKB, bisa ke PDIP, mahzabnya pro pemerintah, jadi gampang sekali membaca sikap politik PSI itu," sambung Adi.

Adi mengatakan, masuknya PSI ke sebuah koalisi tidak berpengaruh pada Presidential Threshold atau ambang batas pencalonan presiden. Sebab, PSI tidak punya kursi di Dewan Parlemen Senayan Jakarta.

"Tapi kalau sudah dapet capresnya, dapat calonnya, ya PSI pasti penting untuk menggerakkan dukungan dan mesin mesin partainya kan," urainya.

Sejak lama PSI sudah tancap gas mengusulkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dan anak kedua dari Presiden keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid (Gus Dur),Yenny Wahid sebagai cawapres.

"Jadi dukungan itu dua tahap, untuk kepentingan ambang batas presiden 20 persen di situ PSI gak signifikan, yang kedua untuk kepentingan politik elektoral dukungan bagi calon siapa pun, Ganjar mungkin, kalau diusung betul," tutupnya. (Asp).

Baca Juga

Dukungan Demokrat dan PKS kepada Anies Dinilai Hanya Basa Basi Politik

#PSI #Anies Baswedan #Pilpres 2024 #Pemilu 2024 #Capres 2024 #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Bagikan