Proyek Tanggul yang Belum Tuntas Perparah Banjir Rob di Muara Angke

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 18 November 2024
Proyek Tanggul yang Belum Tuntas Perparah Banjir Rob di Muara Angke

Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meninjau banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, Jakarta Utara. (Dok: Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi mengatakan banjir yang melanda kawasan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara akibat gelombang pasang air laut atau rob.

Hal itu diperparah adanya pembangunan pantai yang belum selesai. Pj Teguh mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berupaya untuk mempercepat pembangunan tanggul pantai yang saat ini masih dalam pengerjaan 4 kilometer lagi.

"Infonya karena ada tanggul pantai sekitar itu belum tuntas dan kira-kira solusinya apa," kata Pj Teguh saat meninjau banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, Jakut, Senin (18/11).

Baca juga:

Pemprov DKI Sinergi dengan Unhan Perbaiki Kualitas Lingkungan Muara Angke

Pj Teguh mengatakan, berbagai upaya tengah dilakukan untuk menangani genangan air rob melalui pemetaan lokasi-lokasi banjir. Ia juga menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali untuk mencari solusi mengatasi banjir rob itu.

"Termasuk mungkin nanti pak sekda mengambil solusi-solusi yang memungkinkan diambil oleh pemprov terkait banjir rob yang ada di muara angke," tuturnya.

Ia juga memerintahkan, kepada para jajaran agar memperhatikan aliran air saat tergenang dapat surut dalam waktu singkat, serta percepatan pembangunan tanggul pada 2025 untuk mengatasi banjir rob.

"Kami juga terus berkoordinasi dalam menangani permasalahan ini bersama-sama. Baik itu lintas OPD, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Dinas Sosial, BPBD, dan Wali Kota Jakarta Utara," tuturnya.

Baca juga:

Fenomena Supermoon, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob

Dalam beberapa hari terakhir, kawasan pesisir Jakarta Utara seperti Muara Angke dan Muara Baru terkena banjir rob.

Banjir rob terjadi akibat pasang air laut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan air berada di lima RT dan tiga ruas jalan.

Banjir rob hari ini, Senin (18/11) merupakan yang tertinggi dalam tiga hari terakhir dengan ketinggian air mencapai satu meter. (Asp)

#Banjir Rob #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Indonesia
Waspada, Potensi Banjir Rob di 6 Pesisir Bali 11-17 Agustus
Kondisi ini dipengaruhi fenomena astronomi berupa fase Bulan perigee dan Bulan baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
Waspada, Potensi Banjir Rob di 6 Pesisir Bali 11-17 Agustus
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Indonesia
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Ada potensi rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia yang dipicu fenomena Super New Moon, yaitu bertepatan fase bulan baru dan posisi bulan berada dekat dengan bumi (Perigee) pada 14 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Bagikan