Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Proyek Penataan Rasuna Said Picu Kemacetan, Pramono Target Rampung Juni 2026

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Proyek Penataan Rasuna Said Picu Kemacetan, Pramono Target Rampung Juni 2026

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat mengeluhkan proyek pembongkaran bekas tiang monorel mangkrak yang kerap menimbulkan kemacetan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan pelaksanaan pembongkaran tiang monorel telah selesai dilakukan. Namun, proyek penataan kawasan belum berhenti dan masih berlanjut pada tahap berikutnya.

Pramono menjelaskan, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih melakukan penataan jalur pedestrian di kawasan tersebut.

"Yang pertama untuk Rasuna Said, ini memang sedang tahap penyelesaian untuk pedestrian, terutama kami menyadari memang ada problem. Karena nggak mungkin bangun kemudian tidak ada efek," kata Pramono di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (13/4).

Baca juga:

Modernisasi Trotoar Jalan HR Rasuna Said untuk Kota yang Ramah Pejalan Kaki

Ia mengakui proyek penataan kawasan Rasuna Said, mulai dari pembongkaran tiang, pelebaran jalan, hingga penataan trotoar, memang mengokupansi sebagian ruas jalan untuk sementara waktu sehingga berdampak pada arus lalu lintas.

Untuk itu, Pemprov DKI memutuskan mempercepat target penyelesaian proyek. Dari sebelumnya dijadwalkan rampung pada September 2026, kini ditargetkan selesai pada Juni 2026.

Percepatan ini dilakukan setelah seluruh tiang bekas proyek monorel mangkrak di sepanjang Jalan Rasuna Said selesai dipotong dan dirapikan.

"Mudah-mudahan targetnya adalah tanggal 22 Juni saya akan resmikan sebagai kado (HUT) Jakarta, dan itu akan menjadi sesuatu yang baru. Bahwa Rasuna Said kurang lebih mudah-mudahan bisa seperti Sudirman-Thamrin," ucapnya.

Baca juga:

Pembongkaran Tuntas, 109 Tiang Monorel Mangkrak di Jalan Rasuna Said Sudah Bersih

Diketahui, Pemprov DKI mengalokasikan anggaran sebesar Rp 102 miliar untuk penataan kawasan secara menyeluruh. Penataan tersebut mencakup perbaikan badan jalan, saluran air, trotoar, taman, penerangan jalan umum, serta sarana pendukung lainnya di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.

Adapun biaya khusus untuk pemotongan tiang monorel tercatat sebesar Rp 254 juta. (Asp)

#Pramono Anung #HR Rasuna Said #Jalan HR Rasuna Said #Kemacetan Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sampah Menggunung di Stasiun Pasar Minggu & RTH Penjaringan, Pramono Salahkan Swasta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan akan menindak tegas pihak swasta yang menimbun sampah ilegal.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Sampah Menggunung di Stasiun Pasar Minggu & RTH Penjaringan, Pramono Salahkan Swasta
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Satpam Penjaga Penyeberangan di HI tak Dipecat, Sopir Alphard Harus Disanksi
Hasil rekaman kamera pengawas milik Pemprov DKI di lokasi menunjukkan satpam tersebut justru menjalankan tugas dengan baik.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Gubernur Pramono Minta Satpam Penjaga Penyeberangan di HI tak Dipecat, Sopir Alphard Harus Disanksi
Indonesia
Malu Gubernur Pramono Roboh SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Dibiarkan Selama 2 Tahun
Politikus PDI Perjuangan ini tegaskan, berbagai cara bakal dilakukan agar SDN 09 Kebayoran Lama bisa kembali digunakan untuk ruang belajar mengajar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
Malu Gubernur Pramono Roboh  SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Dibiarkan Selama 2 Tahun
Indonesia
Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Naik Sekitar 9,7 Persen, Tercatat 230,8 Juta Penumpang di Juni 2026
Pemprov DKI terus meningkatkan layanan transportasi publik dan infrastruktur pendukung yang semakin baik dan terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Naik Sekitar 9,7 Persen, Tercatat 230,8 Juta Penumpang di Juni 2026
Indonesia
Rekayasa Lalin di Jalan Cakung-Cilincing Kembali Berlaku, Dishub DKI Tutup Sejumlah U-Turn
Dishub DKI kembali memberlakukan rekayasa lalin di jalan Cakung-Cilincing. Sejumlah U-Turn akan ditutup.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Rekayasa Lalin di Jalan Cakung-Cilincing Kembali Berlaku, Dishub DKI Tutup Sejumlah U-Turn
Indonesia
Dalam 6 Bulan, Pemprov Jakarta Berhasil Kumpulkan Duit Rp 29,29 Triliun Buat Pembangunan
Pemprov DKI juga memperkuat kualitas tenaga kerja untuk memastikan pertumbuhan ekonomi diikuti perluasan kesempatan kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Dalam 6 Bulan, Pemprov Jakarta Berhasil Kumpulkan Duit Rp 29,29 Triliun Buat Pembangunan
Indonesia
Perbaikan JPO Tendean yang Capai Rp 6 Miliar, Salah Satunya Pakai Dana KLB
Gubernur Pramono Anung meminta agar proses pembangunan dilakukan secepatnya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Perbaikan JPO Tendean yang Capai Rp 6 Miliar, Salah Satunya Pakai Dana KLB
Indonesia
Jadi Daerah Pertama, Surat Utang Jakarta Memiliki Tenor 7 Tahun
Apabila pelaksanaannya berhasil karena pertama kali obligasi daerah yang diluncurkan di republik ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Jadi Daerah Pertama, Surat Utang Jakarta Memiliki Tenor 7 Tahun
Indonesia
Baru Tahu SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Rusak Parah, Pramono Janji Segera Dibangun
Pramono mengaku baru tahu kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 rusak parah setelah video yang merekam keadaan sekolah negeri itu viral di media sosial.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Baru Tahu SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Rusak Parah, Pramono Janji Segera Dibangun
Indonesia
Kemarau Panjang, Pramono Minta Setiap RW Miliki Alat Pemadam Api Ringan
Selain memperkuat langkah antisipasi dari pemerintah, Pramono meminta masyarakat turut berperan aktif mencegah kebakaran dengan lebih berhati-hati dalam beraktivitas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Kemarau Panjang, Pramono Minta Setiap RW Miliki Alat Pemadam Api Ringan
Bagikan