Promosi Sail Sabang Sasar Para Wisatawan Malaysia
Sebuah kapal motor meluncur dari Banda Aceh menuju Sabang (ANTARA FOTO/Ampelsa)
MerahPutih.Com - Sail Sabang kembali digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Rencananya, Sail Sabang akan dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2017.
Demi menarik wisatawan, Pemerintah Aceh menggelar promosi hingga ke negeri jiran, Malaysia.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi mengatakan, promosi tersebut untuk menarik minat wisatawan Malaysia dan mancanegara lainnya berkunjung dan menyaksikan Sail Sabang.
"Kami bersama pelaku pariwisata terus mempromosikan paket-paket wisata Aceh, termasuk event Sail Sabang yang digelar akhir November hingga awal Desember mendatang," kata Reza Fahlevi di Banda Aceh, Sabtu (9/9).
Promosi tersebut dilakukan di ajang pameran Malaysian Association Tour and Travel Agency (Matta) Fair 2017 yang berlangsung di Putra World Trade Center (PWTC), Kuala Lumpur, hingga 10 September mendatang.
Reza Fahlevi mengatakan Matta Fair 2017 merupakan pameran industri pariwisata berskala internasional terbesar di Asia Tenggara. Keikutsertaan di ajang tersebut menjadi momen bagi Aceh mempromosikan pariwisata di Bumi Serambi Mekkah.
"Selain Sail Sabang 2017, kami juga mempromosikan pesona Aceh. Termasuk promosi Aceh sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia," kata Reza Fahlevi menyebutkan.
Ia menambahkan, kunjungan wisatawan Malaysia ke Aceh terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2015, angka kunjungan wisatawan Malaysia sebanyak 21.046 orang. Meningkat menjadi 30.380 wisatawan pada 2016.
"Dan diprediksi, angka kunjungan wisatawan Malaysia ke Aceh meningkat menjadi 50 ribu orang ke Aceh. Apalagi para pelaku pariwisata Malaysia turut menjual paket wisata ke Aceh," ungkap Reza Fahlevi.(*)
Bagikan
Berita Terkait
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Layanan Rumah Sakit Daerah Aceh Tamiang Mulai Berjalan Normal