Merahputih.com - Aktivitas pekerja saat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di kawasan Jalan Kramat Raya, Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).
Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga bantaran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat, telah mencapai 98 persen per akhir April 2026. Proyek kolaborasi lintas sektor ini menargetkan penyelesaian dan peresmian pada 15 Juni 2026.
Pada tahap awal, sebanyak 324 unit hunian tengah disiapkan dan direncanakan akan bertambah menjadi lebih dari 800 unit untuk menampung warga bantaran rel di wilayah tersebut. Huntara ini dibangun di atas lahan milik PT KAI seluas 5.600 meter persegi, tidak jauh dari lokasi permukiman warga sebelumnya.
Setiap unit hunian dirancang untuk satu keluarga dengan kapasitas hingga empat orang. Fasilitas yang disediakan meliputi tempat tidur, lemari, kipas angin, dan listrik. Selain itu, tersedia fasilitas umum seperti dapur bersama, toilet, mushola, serta taman bermain anak di setiap blok.
Pembangunan huntara ini bertujuan mengubah hunian liar menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan manusiawi, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga serta menata pemanfaatan lahan negara agar lebih produktif.
Huntara ini diperuntukkan bagi warga yang sebelumnya tinggal di kawasan rawan di sepanjang jalur rel kereta api di Senen. Proyek serupa juga direncanakan akan dibangun di sejumlah wilayah lain, seperti Tanah Abang, Manggarai, Bandung, dan Surabaya. (Foto: MP/Didik Setiawan).