Progres MRT Jakarta Sampai Tangerang Masih Tahap Hitung-hitungan dengan Swasta
MRT Jakarta (Foto: MerahPutih.com/Didik Setiawan
MerahPutih.com - Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta yang tersambung ke wilayah Tangerang Selatan, Provinsi Banten bakal terealisasi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun menyampaikan progres dari wacana sambungan MRT Jakarta hingga ke kawasan Tangerang.
Menurut Pramono, prosesnya saat ini masih dalam tahap pembahasan dan perhitungan bersama pihak swasta dan pemerintah daerah setempat.
Baca juga:
Gubernur Pramono Targetkan MRT Tersambung ke Tangerang Banten dalam 5 Tahun
“Jadi jalur ke Tangsel kan kemarin baru pembahasan dengan swasta, karena memang di Tangsel itu pilihannya dengan swasta," kata Pramono, kepada media, dikutip Selasa (30/9).
Pramono tegaskan, proyek besar ini tidak menjadi tanggung jawab Jakarta saja, tapi juga membutuhkan dukungan dari Pemprov Banten dan juga Pemkot Tangsel. "Tentunya juga melibatkan pemerintah daerah di Tangsel," tuturnya.
Baca juga:
Pramono Ingin Rute MRT Diperpanjang Sampai Banten, Sudah Buat Rencana dengan Andra Soni
Meski belum menyebutkan waktu pasti, Gubernur menegaskan hasil kajian akan disampaikan kepada publik begitu rampung.
"Sekarang dalam fase perhitungan, nanti kalau sudah selesai kami sampaikan," tutup politikus PDIP itu. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pramono Anung Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said: Biar Bang Yos Tidur Nyenyak
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
JPO Sarinah Dibangun Lagi, Pramono Pastikan Pelican Crossing Tak Ditutup
Simak Nih! Ini Rekayasa Lalu Lintas Fase 2A MRT Jakarta Segmen Glodok-Kota, Dimulai Besok
Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Pramono Anung Minta Supporter Persija dan Persib Jaga Emosi, Jangan Sampai Skor Menang Tapi Ribut