Program Makan Bergizi Gratis Masih Banyak Kendala, Butuh Dukungan Anggaran

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 13 Januari 2025
Program Makan Bergizi Gratis Masih Banyak Kendala, Butuh Dukungan Anggaran

Program Makan Bergizi Gratis masih banyak kendala. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, menyoroti beberapa kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta.

Contohnya adalah keterbatasan anggaran yang tersedia untuk memenuhi seluruh siswa sasaran, kualitas dan variasi makanan yang disajikan, fasilitas penyimpanan dan distribusi makanan, serta ketersediaan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung kelancaran program.

Demi mengatasi tantangan tersebut, Mujiyono menekankan pentingnya melakukan monitoring dan evaluasi secara berkesinambungan untuk melakukan perbaikan teknis dalam pelaksanaan program MBG.

Ia juga menyarankan agar Pemprov DKI memberikan dukungan anggaran dan personel yang cukup untuk mengoptimalkan pelaksanaan program ini.

Baca juga:

PBNU Minta UMKM Milik Warga NU Dilibatkan Jadi Pemasok Bahan Makan Bergizi Gratis

"Perlunya dukungan anggaran dan personel dari Pemprov DKI untuk mengoptimalkan pelaksanaan program (MBG)," kata Mujiyono di Jakarta, Senin (13/1).

Mujiyono menyebutkan, Pemprov Jakarta menargetkan 153 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program MBG 2025.

"DKI Jakarta merencanakan memiliki 153 SPPG tahun ini (2025 untuk program MBG)," ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya ingin memastikan setiap SPPG benar-benar siap melaksanakan program MBG dengan baik.

Baca juga:

Penipuan Program Makan Bergizi Gratis Marak, Begini Cara Lapornya

Menurut anggota Fraksi Demokrat ini, ketidaksiapan dalam pelaksanaan program dapat berdampak negatif dan mengurangi efektivitas program yang memiliki target besar tersebut.

"Karena kegagalan kecil saja bisa membuat program besar ini memberikan kesan negatif, targetnya besar. Jadi pelaksanaannya harus benar-benar matang," papar dia. (Asp)

#Makan Bergizi Gratis #Pemprov DKI #Anggaran Daerah #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
BGN kini memulai uji coba sistem MBG prasmanan. Menurut BGN, makanan jadi lebih hangat dan segar.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
Indonesia
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Ombudsman RI menemukan temuan terkait penyelenggaraan MBG di 34 provinsi. BGN menyatakan terbuka terhadap hasil kajian dan rekomendasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Indonesia
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
BGN menemukan yayasan yang meminta setoran per ompreng kepada mitra SPPG. Mitra yang merasa dirugikan dapat mengajukan penggantian yayasan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
Indonesia
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Kepala BGN Sudaryono meminta kepala daerah rutin sidak SPPG untuk mengawasi program MBG. Inspeksi bahkan bisa dilakukan jam 2 pagi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Kepala BGN Minta CCTV SPPG Ditarik ke Kantor Pusat, Biar AI Bisa Awasi Cara Potong Kubis
Kepala BGN Sudaryono pasang AI di CCTV dapur SPPG untuk awasi kebersihan Makan Bergizi Gratis. Pemda diminta sidak jam 3 pagi dan laporkan calo!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Kepala BGN Minta CCTV SPPG Ditarik ke Kantor Pusat, Biar AI Bisa Awasi Cara Potong Kubis
Bagikan