118 Orang Siswa SMA 2 Kudus Dilarikan ke 7 Rumah Sakit Diduga Keracunan MBG

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
118 Orang Siswa  SMA 2 Kudus Dilarikan ke 7 Rumah Sakit Diduga Keracunan MBG

Sejumlah pelajar dari SMA 2 Negeri Kudus berbaring di IGD RSUD Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, untuk menjalani perawatan karena mengalami perut mual, muntah, dan kepala pusing, Kamis (29/1/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keracunan Makan Bergizi Gratis Kembali terjadi. Hingga Kamis (29/1) sore, tercatat jumlah siswa maupun guru dan tenaga kependidikan SMA 2 Kudus yang harus menjalani perawatan di tujuh rumah sakit mencapai 118 orang.

Ketujuh rumah sakit tersebut, yakni RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RSI Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika, dan RS Aisyiyah.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dugaan keracunan makanan dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengakibatkan sedikitnya 118 siswa harus menjalani perawatan.

"Kami siap bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, termasuk mengganti biaya pengobatan siswa yang terdampak," kata Kepala SPPG Purwosari, Nasihul Umam menanggapi banyaknya siswa yang menjalani perawatan karena mengalami gangguan kesehatan dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Kudus, Kamis.

Baca juga:

KPAI Usul Penyaluran Program MBG Ramah Anak tidak Libatkan Aparat Keamanan

Ia juga meminta maaf atas kejadian ini dan masyarakat diminta bersabar serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

"Kami tetap berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang," ujarnya.

Kejadian bermula dari laporan pihak SMA Negeri 2 Kudus yang menginformasikan adanya sejumlah siswa mengalami diare, bahkan satu di antaranya harus dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Saya ditelepon pihak PIC (Person in Charge) atau penanggung jawab MBG sekolah SMA 2 Kudus yang menyampaikan ada siswa yang diare, ada yang ke UGD, dan ada juga yang tidak masuk sekolah," ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, dia bersama staf, akuntan, ahli gizi, dan asisten laboratorium langsung mendatangi sekolah untuk melakukan verifikasi. Menu MBG yang dikonsumsi saat itu adalah soto ayam suwir lengkap dengan tempe dan tauge.

"Kami langsung melakukan klarifikasi terkait menu soto ayam suwir. Pada kesempatan itu saya juga menyampaikan permohonan maaf dan kesiapan bertanggung jawab, termasuk membelikan obat bagi siswa yang diare dan mengganti biaya pengobatan bagi yang dirawat di IGD," ujarnya.

SPPG Purwosari menggelar audiensi dengan pihak sekolah, guru, perwakilan kelas, serta beberapa siswa selama hampir setengah jam. Namun, setelah audiensi, jumlah siswa yang mengeluh sakit perut terus bertambah hingga petugas puskesmas dan ambulans datang ke sekolah.

"Awalnya hanya beberapa siswa, tapi kemudian semakin banyak yang berdatangan ke unit kesehatan sekolah (UKS). Pihak puskesmas juga turun langsung ke sekolah," ujarnya.

Terkait penyebab pasti kejadian tersebut, Nasihul menegaskan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan MBG, sehingga belum bisa menyimpulkan penyebabnya.

Dari sisi kandungan gizi, menu MBG untuk tingkat SMA disesuaikan dengan standar, yakni energi sebesar 680,4 gram, lemak 26,8 gram, protein 33,2 gram, dan karbohidrat 78,7 gram. Serta dilengkapi sambal kecap, berbeda dengan menu SD.

Saat ini, SPPG Purwosari melayani 13 sekolah dengan total penerima manfaat sebanyak 2.173 orang, termasuk guru dan tenaga kependidikan.

#Makan Bergizi Gratis #Dapur MBG #Keracunan Massal MBG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Indonesia
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
JPPI meminta pemda mengoordinasikan program MBG, memetakan kebutuhan pangan, dan mengembangkan potensi ekonomi daerah untuk membuka lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
BGN kini memulai uji coba sistem MBG prasmanan. Menurut BGN, makanan jadi lebih hangat dan segar.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
Indonesia
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Ombudsman RI menemukan temuan terkait penyelenggaraan MBG di 34 provinsi. BGN menyatakan terbuka terhadap hasil kajian dan rekomendasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Bagikan