Headline

Profil Singkat Danjen Kopassus Mayjen TNI Eko Margiyono

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 22 Maret 2018
Profil Singkat Danjen Kopassus Mayjen TNI Eko Margiyono

Danjen Kopassus Mayjen TNI Eko Margiyono saat dilantik KSAD Jenderal Mulyono (Foto: tniad.mil.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - KSAD Jenderal TNI Mulyono Kamis (22/3) memimpin upacara serah terima jabatan di lingkungan TNI AD. Di antara sejumlah perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat yang dilantik tedapat nama Mayjen TNI Eko Margiyono.

Mayjen Eko berdasarkan SK Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mendapat promosi jabatan sebagai Danjen Kopassus, menggantikan posisi Mayjen TNI Madsuni. Lantas, siapakah Eko Margiyono dan bagaimana perjalanan karirnya sehingga menjadi pemimpin pasukan elite TNI, Kopassus.

Eko Margiyono memiliki latar belakang infanteri. Dengan posisi sebagai komandan jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) sebetulnya bukan tempat baru bagi Eko. Sebab dari awal karirnya di TNI, ia sudah bergabung dengan Kopassus.

Berdasarkan rangkuman merahputih.com dari dari berbagai sumber, Eko Margiyono merupakan alumnus Akademi Militer 1989 dari kecabangan infanteri (Kopassus). Sebelum kembali ke pasukan tempur elite AD itu, Eko sempat menjabat Gubernur Akademi Militer (Akmil). Sebagai pengganti Eko, ditunjuk Direktur Pendidikan Kodiklat TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Eka Wiharsa.

Dalam perjalanan kariernya sebagai perwira TNI, prajurit kelahiran Jawa Tengah, 12 Mei 1967 ini telah menduduki berbagai posisi penting, di antaranya Wakil Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Waasops Kasad) pada 2015, dan Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya pada 16 Maret 2017.

Tak lama kemudian tepatnya pada 27 Oktober 2017, lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1989 dari kecabangan infanteri Kopassus itu dipercaya Panglima TNI saat itu Jenderal TNI Gatot Nurmantyo untuk menjabat Gubernur Akmil.

Karier pria kelahiran Semarang 12 Mei 1967 ini mulai menanjak setelah menjabat Komandan Group A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada tahun 2010.

Dua tahun kemudian Eko Margiyono mendapatkan kepercayaan sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Kodam Jaya. Sebelum menjabat sebagai Waasops Kasad, Eko sempat menjadi Danrem di Korem 033/Wira Pratama dan Korem 061/Surya Kencana.

Posisi Danjen Kopassus bisa jadi promosi bagi Eko untuk meraih posisi tertinggi lainnya di Angkatan Darat. Dalam tradisi TNI AD, Danjen Kopassus berpeluang menjadi Pangkostrad atau KSAD, jika bintangnya terang.(*)

#Kopassus #TNI AD #Jenderal Mulyono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
TNI AD pastikan struktur utama Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran utuh, kini jembatan ditutup untuk perbaikan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
Indonesia
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi mengubah wajah pertahanan maritim TNI AL. Bukan sekadar kapal bekas, ini adalah pusat komando bergerak untuk menjaga kedaulatan dan ujung tombak operasi kemanusiaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Indonesia
Spektakuler! 17 Penerjun Kopassus Kibarkan Merah Putih di Langit Monas
Sebanyak 17 penerjun Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat sukses menuntaskan misi Victory Jump.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Spektakuler! 17 Penerjun Kopassus Kibarkan Merah Putih di Langit Monas
Indonesia
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
NI AD minta publik tidak berspekulasi terkait ledakan gudang amunisi Madiun. Tim investigasi profesional dari Jakarta sudah dibentuk untuk menyelidiki penyebab insiden.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
TNI AD bentuk tim investigasi profesional dari Jakarta untuk menyelidiki ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun. 1 prajurit gugur, 6 luka. Korban dirawat di RSUD Caruban.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun terjadi saat inspeksi rutin. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Indonesia
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
TNI AD buka suara terkait ledakan gudang munisi di Madiun. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan. Korban dirawat di RSUD Caruban, penyebab masih diinvestigasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
Indonesia
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Prajurit juga bakal menerapkan keterampilan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Bagikan