Profil Kolonel ‘The Sun’, Kiprah Jagoan Pencak Silat 'Tameng Hidup' Prabowo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 24 Oktober 2024
Profil Kolonel ‘The Sun’, Kiprah Jagoan Pencak Silat 'Tameng Hidup' Prabowo

Kolonel (Inf) Wahyo Yuniartoto (kanan) yang ditunjuk menjadi ajudan Presiden Prabowo Subianto. Foto: IG @wahyo.yuniarto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto memiliki sejumlah ajudan baru. Salah satunya adalah perwira menengah Kopassus, Kolonel (Inf) Wahyo Yuniartoto dari TNI Angkatan Darat (AD).

Sosok Wahyo ternyata bukan orang sembarangan. Pria kelahiran Purbalingga, 18 Juni 1979, itu rupanya banyak membantu Prabowo khususnya dalam pengembangan Pencak Silat di tanah air.

Sejak sekolah menengah, Wahyo sudah mempersiapkan diri untuk mewujudkan cita-citanya menjadi tentara. Dia mendaftar dan diterima di Akademi Militer (Akmil), dan lulus pada 2001. Karier militernya dimulai sebagai Perwira Pertama Pussenif, sebelum melanjutkan karier di Grup 1 Kopassus.

Wahyo lantas menjabat sebagai Komandan Peleton 2/Kalajengking 3 Batalyon 11 Grup 1 Kopassus, dan kemudian sebagai Komandan Peleton 1/Kalajengking 3 Batalyon 11 Grup 1 Kopassus.

Baca juga:

Penilaian Kompolnas Pada Ahrie Sonta Ajudan Prabowo Dari Kepolisian

Kariernya di Grup 2 Kopassus dimulai sebagai Kepala Seksi Intelijen, lalu ia menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon 21 Grup 2 Kopassus. Pada 2014, Wahyo dipercaya menjadi Dandenma Grup 2 Kopassus.

Dengan pangkat Mayor, Wahyo diangkat sebagai Komandan Batalyon 14 Grup 1 Kopassus pada 2017. Antara 2018 hingga 2020, dia menjabat sebagai Komandan Kodim 0703/Cilacap, sebelum naik pangkat menjadi Letnan Kolonel dan bertugas sebagai Ketua Tim Pelatih Rindam XVIII/Kasuari pada 2020.

Pada 2021, Wahyo kembali ke Grup 2 Kopassus sebagai Wakil Komandan Grup, dan dipercaya menjadi Asisten Operasi Kopassus pada 2023. Jabatan terakhirnya di korps baret merah adalah sebagai Komandan Grup 2 Kopassus.

Kolonel Wahyo pernah dipercaya mengemban tugas untuk menjadi Manajer Timnas Pencak Silat Indonesia, tepatnya di Kejuaraan Dunia di Malaysia pada 2022. Saat itu Indonesia berhasil menjadi juara umum.

Baca juga:

Profil Kombes Ahrie Sonta, Calon Ajudan Prabowo Eks 'Timses' Kapolri Bareng Sambo

Kala itu, Wahyo menjadi perbincangan publik karena aksinya memasang badan menghadang pelatih silat Vietnam di SEA Games 2023. Pelatih silat Vietnam yang melakukan aksi tidak terpuji sempat menantang pelatih silat Indonesia untuk duel. Sontak, Wahyo sebagai manajer pencak silat Indonesia langsung turun tangan.

Di antara rekan seangkatannya, Wahyo mendapat julukan Bapak Matahari (The Sun) karena memiliki keahlian sebagai motivator dengan gaya bicaranya yang khas serta runtut, terarah, jelas, tegas, dan bersemangat. Dia mampu memotivasi dan membangkitkan semangat juang bagi siapapun yang mendengarkannya. Menarik menanti kiprah Wahyo sebagai ‘tameng hidup’ Prabowo dalam menjalankan tugasnya. (Knu)

#Ajudan Presiden #Prabowo Subianto #Kopassus
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Presiden RI, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan penyebab banjir di Sumatra. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Presiden Prabowo Subianto tiba di London, Inggris, Minggu (18/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Indonesia
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Rancangan Undang-Undang tentang Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Indonesia
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Daerah-daerah yang masih tertinggal, seperti sebagian wilayah di Pulau Sumbawa, harus menjadi perhatian utama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Indonesia
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Azis optimis Indonesia mampu tumbuh menjadi negara besar dan bermartabat selama pemerintah konsisten menjaga keadilan dan rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda menilai, kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto, ke Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa pesan politik.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Indonesia
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Prabowo menyoroti adanya korupsi selama bertahun-tahun dalam tubuh Pertamina dan sektor energi Indonesia, termasuk manipulasi harga impor minyak.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Indonesia
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Saat ini, sekitar 15 ribu siswa telah terdaftar di Sekolah Rakyat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Bagikan