Profil Benny Mamoto, Pemenang Voting Calon Dewas KPK di Komisi III
Dewas KPK Tepilih Benny Mamoto. Foto: dok Kompolnas
MerahPutih.com - Komisi III DPR memutuskan mantan Komisioner Kompolnas Benny Mamoto sebagai salah satu Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) periode 2024-2029 terpilih.
Benny Mamoto yang juga mantan polisi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1977 itu berpotensi menjadi Ketua Dewas KPK lantaran terpilih dengan suara terbanyak dalam voting komisi III DPR, yaitu 46 suara.
Pria kelahiran 7 Juni 1957 ini banyak menjalani tugas di bidang reserse selama kiprahnya di korps Bhayangkara. Dia pernah menduduki sejumlah jabatan di Bareskrim Mabes Polri, termasuk Wakil Direktur II/Ekonomi pada 2006.
Baca juga:
Mantan polisi dengan pangkat terakhir Irjen bintang dua itu pernah menduduki sejumlah jabatan di Badan Narkotika Nasional (BNN). Puncak kariernya terjadi di tahun 2012-2013, ketika menjabat Deputi Pemberantasan Narkotika BNN hingga pensiun.
Tak hanya itu, Benny juga pernah menjadi Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pada 2020-2024. Kala itu, dia terpilih mewakili pakar kepolisian.
Jejak pendidikan Benny juga tergolong mentereng. Dia menempuh pendidikan S1 di Fakultas Hukum Unversitas Krisnadwipayana (1992), lalu lanjut studi S2 Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia (2002). Saat ini, dia memegang gelar doktor S3 Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi
KPK Restui Tanah Koruptor untuk Perumahan Rakyat, DPR Sebut Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Mantan Menpora Dito Dipanggil KPK di Kasus Kuota Haji
KPK Ungkap Sudewo sudah Dibidik Sejak 2025, sebelum OTT di Pati
KPK Telusuri Keterlibatan Anggota Komisi V DPR Lain dalam Kasus Suap Proyek DJKA Kemenhub
KPK Geledah Rumah Orang Kepercayaan Wali Kota Madiun, Bawa Duit dan Bukti Elektronik
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
2 Orang Tim Sukses Bupati Pati Sudewo Ditetapkan Tersangka Pemerasan