Produksi Telur Meningkat, Kementan Lakukan Stabilisasi Harga

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 20 April 2025
Produksi Telur Meningkat, Kementan Lakukan Stabilisasi Harga

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda (ketiga kiri) melakukan kunjungan ke Rumah Kebersamaan Peternak Layer Mandiri di Blitar, Sabtu (19/4/2025). ANTARA/HO-Humas Kementan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pertanian mengeluarkan surat edaran tertanggal 11 April 2025 yang memperkuat pengawasan peredaran telur fertil dan infertil untuk konsumsi sesuai Permentan Nomor 10 Tahun 2024, guna menjaga psikologis pasar terhadap tekanan harga telur.

Kementan memastikan memperkuat serapan dan stabilisasi harga telur ayam ras di tingkat peternak melalui sinergi lintas sektor guna menjaga keseimbangan ekosistem perunggasan dan keberlanjutan usaha peternakan rakyat.

"Kementan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga keseimbangan ekosistem perunggasan nasional, khususnya komoditas telur ayam ras," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda.

Pada tahun 2025, Indonesia mencatatkan capaian membanggakan sebagai produsen telur terbesar ketiga di dunia setelah China dan Jepang, dengan potensi produksi mencapai 6,52 juta ton atau setara 104,17 miliar butir.

Baca juga:

Panglima Sebut Dirut Bulog dan Irjen Kementan Bakal Mundur Dari Dinas TNI Aktif, Tapi Tidak Sebut Waktu

Capaian itu mencerminkan produktivitas peternak semakin baik yang disebabkan oleh peningkatan performa genetik ayam ras petelur (layer), pemanfaatan teknologi kandang tertutup (closed house).

Selain itu, implementasi program unggulan seperti Ayam Merah Putih, yang mengembangkan klaster peternakan ayam di tingkat desa untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan kebutuhan nasional sebesar 6,22 juta ton, Indonesia mencatat potensi surplus sebesar 295 ribu ton atau 4,5 persen. Surplus itu menjadi peluang strategis untuk memperluas jangkauan program MBG, memperkuat peran UMKM peternakan, serta meningkatkan pemerataan distribusi telur antarwilayah.

Kementan terus memantau dinamika pasar dengan pendekatan kolaboratif dan responsive tengah produksi telur nasional mengalami peningkatan yang luar biasa.

"Ini adalah potensi besar yang harus dikelola dengan baik agar memberi manfaat maksimal bagi peternak dan masyarakat,” ujar Agung. (*)

#Kementan #Telur #Komoditi Telur Ayam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ini Yang Bikin Harga Pangan Naik Melebihi HET
Pemerintah, telah berkomunikasi dengan asosiasi petani cabai untuk mendorong peningkatan produksi untuk menjaga ketersediaan pasokan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Ini Yang Bikin Harga Pangan Naik Melebihi HET
Indonesia
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, DPR: Segera Tarik dari Pasar dan Tindak Tegas Pelaku
Persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut hak konsumen sekaligus kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, DPR: Segera Tarik dari Pasar dan Tindak Tegas Pelaku
Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Indonesia
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
temuan terhadap 25 merek beras fortifikasi diduga tidak sesuai dengan standar dan kandungan yang tercantum pada label, sehingga merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
Indonesia
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Harga rata-rata tercatat Rp 41.935 per kilogram, sementara HAP berada di level Rp 40.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Indonesia
Pemerintah Tambah 1 Juta Ton Beras SPHP Buat Stabilkan Harga di Tengah Kemarau
Selain memperkuat pasokan beras, pemerintah juga mempercepat bantuan pangan dan melakukan operasi pasar secara besar-besaran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Pemerintah Tambah 1 Juta Ton Beras SPHP Buat Stabilkan Harga di Tengah Kemarau
Indonesia
Peternak Ayam Ramai Demo, Mendag Budi Tegaskan bukan Indikasi Pasar Memburuk
Harga telur dan daging ayam mulai mengalami kenaikan dari sebelumnya dan mendekati harga acuan pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Peternak Ayam Ramai Demo, Mendag Budi Tegaskan bukan Indikasi Pasar Memburuk
Indonesia
Amran Bersih Bersih Kementan, Copot 14 Pejabat
Apabila pemeriksaan membuktikan adanya kerugian negara, kasus tersebut akan diserahkan kepada aparat penegak hukum (APH)
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Amran Bersih Bersih Kementan, Copot 14 Pejabat
Indonesia
DPR Desak Penipuan Beras Premium tak Sesuai Standar Ditindak Tegas
Temuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang mengungkap adanya dugaan beras premium tidak sesuai standar kualitas, merupakan persoalan serius.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
DPR Desak Penipuan Beras Premium tak Sesuai Standar Ditindak Tegas
Indonesia
Ekspor Kopi Indonesia Ditargetkan Rp 100 Triliun Per Tahun
Besarnya potensi Kopi Gayo tidak hanya tercermin dari kualitasnya, tetapi juga dari pengakuan pasar internasional terhadap komoditas unggulan asal Aceh
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Ekspor Kopi Indonesia Ditargetkan Rp 100 Triliun Per Tahun
Bagikan