Produksi 'Action Figure' Baby Yoda Terhambat karena Virus Corona

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2020
Produksi 'Action Figure' Baby Yoda Terhambat karena Virus Corona

Produksi mainan Baby Yoda terhambat karena wabah corona (Foto: Disney)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAGI-LAGI kabar buruk yang disebabkan virus Corona. Kali ini para penggemar Star Wars harus berkecil hati karena action figure Baby Yoda yang rencananya akan diluncurkan pada Mei 2020 terpaksa harus ditunda. Dilansir dari laman People, Hasbro selaku produsen mainan tersebut mengumukan kabar yang nampaknya akan mengecewakan banyak fans Star Wars, khususnya karakter lucu Baby Yoda.

Baca juga:

Apple Alami Kekurangan Stock iPhone Akibat Virus Corona?

Produksi terhambat karena virus Corona

Produksi 'Action Figure' Baby Yoda Terhambat karena Virus Corona
Hasbro mengatakan bahwa corona sangat menghambat pembuatan mainan (Foto: gq.com)

Perusahaan pembuat mainan asal Amerika, Hasbro harus mengumumkan berita buruk mengenai terhambatnya produksi pembuatan mainan Baby Yoda. Padahal mainan ini sudah di pre-order sejak Desember 2019 dan rencananya akan dirilis bulan Mei mendatang.

Tapi sayang sekali untuk bisa mendapatkan mainan tersebut kamu harus banyak bersabar karena adanya penundaan produksi. Penyebabnya bukan lain adalah mewabahnya COVID-19 di berbagai negara.

Pihak Hasbro mengatakan bahwa penyebaran virus ini sangat merugikan usaha mereka dan menyebabkan dampak negatif dalam mendesain, membuat, dan mengirim produk.

Walaupun tanggal perilisan barunya belum diumumkan, namun Deborah Thomas selaku CFO Hasbro mengatakan bahwa mereka sedang mengusahakan untuk mengurangi akibat dari permasalahan ini. Berarti fans harus menunggu dan berdoa agar produksinya kembali berjalan normal.

Berbagai mainan Baby Yoda

Produksi 'Action Figure' Baby Yoda Terhambat karena Virus Corona
Ada berbagai versi mainan Baby Yoda ini (Foto: amazon.com)

Ada dua mainan bayi Yoda yang bisa kamu temukan di website shop Disney. Mainan pertama adalah plush toy dari Mattel setinggi kurang lebih 28 cm.

Lengkap dengan bagian kepala yang terbuat dari vinyl dan bagian tubuh yang lembut karena diisi dengan beans. Apalagi ada jubah yang mirip banget sama seperti yang ada di seri The Mandalorian.

Untuk mendapatkan mainan yang satu ini kamu membutuhkan USD 24.99 atau setara dengan Rp 360 ribu. Selain itu kamu juga bisa menemukan mainan Funko Pop! yang juga terbuat dari vinyl.

Baca juga:

Produksi Playstation 5 dan Xbox Ikut Tertunda Akibat Penyebaran Virus Corona

Nah, buat mainan yang satu ini akan ada dua versi. Yakni versi yang lebih kecil dengan harga USD 12.99 atau setara Rp 186 ribu dan versi yang lebih besar seharga USD 29.99 atau setara Rp 430 ribu.

Ukurannya berbeda jauh lho, untuk boneka yang kecil hanya berukuran 9,5 cm sementara yang besar mencapai tinggi 25 cm. Kalau kamu mau pilih yang mana?

Terkenal karena serial TV The Mandalorian

Produksi 'Action Figure' Baby Yoda Terhambat karena Virus Corona
Karakter Baby Yoda ini terkenal sejak acara TV The Mandalorian (Foto: geek.com)

Para penonton serial TV The Mandalorian langsung dibuat gemas dengan penampilan Baby Yoda. Makanya ketika ada pengumuman mengenai official merchandise untuk karakter itu, banyak orang yang tidak sabar untuk membelinya.

Buat kamu yang belum tahu, 'baby Yoda' ini tampil dalam sebuah serial TV Star Wars: The Mandalorian yang ditayangkan di Disney+. Dibuat oleh Jon Favreu atau yang mungkin kamu kenal dengan aktor yang memainkan Happy Hogan di serinya Iron Man, The Mandalorian ini dirilis pada 12 November tahun lalu.

Star Wars: The Mandalorian ini jadi seri live-action pertama dari franchise Star Wars. Nah, lewat delapan episode di season pertama tersebut kamu bisa melihat Baby Yoda yang sangat menggemaskan.

Pantesan sebulan setelah tayang langsung diumumkan penjualan mainannya ya? Walaupun tanggal keluarnya akan mundur far far away, tapi tenang saja karena yang terpenting mainan Baby Yoda ini bukan di Galaxy Far Far Away seperti di seri Star Wars. (Sam)

Baca juga:

Saham Apple Mulai Naik Pasca Anjlok Akibat Virus Corona

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyebaran Virus #Star Wars
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'The Mandalorian and Grogu' Catat Pendapatan Awal Rp 1,5 Triliun, Franchise Star Wars kembali Bersinar di Box Office
Film terbaru Star Wars, The Mandalorian and Grogu, sukses di box office meraih pendapatan global Rp 1,5 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
'The Mandalorian and Grogu' Catat Pendapatan Awal Rp 1,5 Triliun, Franchise Star Wars kembali Bersinar di Box Office
ShowBiz
Lebih dari Sekadar Spin-off Star Wars, 'The Mandalorian & Grogu' Bawa Kisah Emosional Ayah dan Anak
The Mandalorian & Grogu hadir sebagai lanjutan kisah Star Wars dengan fokus emosional pada hubungan Din Djarin dan Grogu. Simak 3 fakta menarik film ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Lebih dari Sekadar Spin-off Star Wars, 'The Mandalorian & Grogu' Bawa Kisah Emosional Ayah dan Anak
Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hantavirus. Ada empat negara yang dilakukan pengawasan.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
ShowBiz
Anti-Hero Star Wars Maul Punya Universe Baru dalam 'Star Wars: Maul- Shadow Lord' Tayang di Disney+
Kisahnya akan lebih kelam karena isinya tentang ambisi, pengkhianatan, dan dendam yang belum usai.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Anti-Hero Star Wars Maul Punya Universe Baru dalam 'Star Wars: Maul- Shadow Lord' Tayang di Disney+
Fun
The Mandalorian and Grogu Tayang di Bioskop Mei, Trailer Baru Goda Fans Star Wars
Jagat Star Wars kembali memanaskan layar lebar lewat trailer terbaru film "The Mandalorian and Grogu" yang dijadwalkan tayang pada Mei 2026.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
The Mandalorian and Grogu Tayang di Bioskop Mei, Trailer Baru Goda Fans Star Wars
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Bagikan