MerahPutih.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan program studi (prodi) Bahasa Indonesia semakin diminati perguruan tinggi di sejumlah negara, termasuk Mesir, Arab Saudi, dan Australia.
Salah satu yang baru adalah dibukanya prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar, Mesir. Dan juga pengajaran Bahasa Indonesia di University of Tasmania, Australia,
kata Mendikdasmen Mu’ti dalam pembukaan Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen.
Ia mengatakan pihaknya terus berupaya memperluas pembukaan prodi Bahasa Indonesia di perguruan tinggi luar negeri, termasuk di sejumlah kampus lain di Australia dan negara-negara lainnya.
Menurut Mu’ti, upaya tersebut tidak selalu mudah, namun, meningkatnya popularitas Bahasa Indonesia turut mendorong minat perguruan tinggi di luar negeri untuk membuka prodi maupun menyelenggarakan pengajaran Bahasa Indonesia.
Baca juga:
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Selain Mesir, ia menyebutkan Arab Saudi juga telah membuka prodi Bahasa Indonesia, diikuti dengan pengajaran Bahasa Indonesia di University of Tasmania, Australia yang juga telah berjalan.
Ia mencontohkan, pengajaran Bahasa Indonesia di salah satu perguruan tinggi di Uzbekistan, yang meskipun belum berbentuk prodi, Bahasa Indonesia telah menarik minat mahasiswa di kampus tersebut.
Pengajaran Bahasa Indonesia di luar negeri selama ini didukung oleh tenaga pengajar yang sebagian dikirim dari Indonesia dan sebagian lainnya berasal dari negara setempat yang telah mendapatkan pelatihan.
Pelibatan pengajar lokal yang telah dilatih dapat membantu menekan biaya penyelenggaraan pengajaran Bahasa Indonesia.