Presiden Xi Jinping: Jangan Coba-Coba Tantang China

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Sabtu, 01 Juli 2017
Presiden Xi Jinping: Jangan Coba-Coba Tantang China

Presiden China Xi Jinping dan istri Peng Liyuan tiba di bandara Hong Kong, China, menjelang perayaan memperingati penyerahan kota dari pemerintah Inggris kepada pemerintah China, Kamis (29/6). (ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Presiden China Xi Jinping di Hong Kong, Sabtu, secara tegas mengingatkan bahwa Beijing tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap tantangan yang dihadapi pemerintahnya.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Xi saat mengambil sumpah pemimpin Hong Kong perempuan pertama, Carrie Lam, sekaligus menghadiri peringatan 20 tahun kembalinya Hong Kong ke pangkuan China oleh koloni Inggris.

Pengamanan sangat ketat terlihat di tempat acara, yaitu di pelabuhan yang sama ketika gubernur kolonial terakhir Chris Patten, dengan berurai air mata secara resmi menyerahkan Hong Kong kepada China.

"Setiap usaha yang bisa membahayakan kedaulatan dan keamanan China, tantangan terhadap kekuatan pemerintah pusat dan otoritas HKSAR, atau menggunakan Hong Kong untuk melakukan infiltrasi dan sabotase melawan China Daratan, adalah perbuatan yang sudah melewati batas dan sangat tidak bisa dibenarkan," kata Xi.

HKSAR adalah singkatan dari Hong Kong Special Administrative Region (Wilayah Pemerintahan Khusus Hong Kong) dan menurut konstitusi, pusat keuangan tersebut dijamin kebebasannya sampai setidaknya selama 50 tahun setelah dikembalikan ke China pada 1997.

China menerapkan kebijakan "satu negara, dua sistem" sebagai formula untuk mengadopsi otonomi khusus di Hong Kong.

Pernyataan Xi merupakan yang paling keras menghadapi situasi di Hong Kong dan datang bersamaan dengan semakin tingginya ketegangan sosial dan politik, serta kekhawatiran banyak pihak di Hong Kong campur tangah China terhadap wilayah tersebut.

Xi berbicara selama 30 menit di hadapan banyak tokoh pro Beijing setelah mengambil sumpah Carrie Lam.

Tapi di luar gedung, terjadi insiden kecil setika aktivis prodemokrasi yang membentangkan spanduk "Demokrasi dan Penentuan Diri Sendiri", saling berhadapan dengan kelompok yang pro-Beijing.

Beberapa demonstran ditahan oleh polisi, namun tidak demikian halnya dengan kelompok pro-China terus berteriak sambil mengibarkan bendera seolah-oleh berada di pihak pemenang.

"Hidup China. Kami mendukung aksi penegakan hukum oleh polisi," teriak kelompok pendukung Beijing.

Carrie Lam, pegawai negeri yang didukung oleh Beijing, terpilih sebagai pemimpin Hong Kong yang baru pada Maret lalu oleh 1.200 orang "komisi pemilu" yang dipenuhi oleh mereka yang pro-China dan setia kepada kelompok mapan.

Sumber: ANTARA

#Beijing #Xi Jinping #Hong Kong
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Indonesia
9 Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran di Hong Kong Tiba di Indonesia, Langsung Diserahkan ke Keluarga
Pemulangan jenazah tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan KJRI Hong Kong yang menangani repatriasi dari Hong Kong hingga tiba di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Desember 2025
9 Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran di Hong Kong  Tiba di Indonesia, Langsung Diserahkan ke Keluarga
Indonesia
Terkendala Aturan, Menlu Sugiono Akui Jasad 9 WNI Bisa Tertahan Lama di Hong Kong
Menlu Sugiono menjelaskan prosedur pemulangan jenazah dari Hong Kong pada umumnya berjalan cukup lama
Wisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
Terkendala Aturan, Menlu Sugiono Akui Jasad 9 WNI Bisa Tertahan Lama di Hong Kong
Dunia
Hong Kong Perintahkan Penghapusan Jaring Perancah setelah Kebakaran Mematikan
Para penyelidik menemukan jaring pelindung yang digunakan di sekitar kompleks yang sedang menjalani renovasi besar-besaran tidak memenuhi standar tahan api.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Desember 2025
 Hong Kong Perintahkan Penghapusan Jaring Perancah setelah Kebakaran Mematikan
Dunia
Hong Kong Akhiri Pencarian Korban di Tower Wang Fuk Court, Data Terakhir 150 Orang Tewas
Para penghuni satu-satunya tower gedung Wang Fuk Court yang tidak terbakar telah diizinkan kembali untuk mengambil barang berharga dan kebutuhan sehari-hari.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Desember 2025
Hong Kong Akhiri Pencarian Korban di Tower Wang Fuk Court, Data Terakhir 150 Orang Tewas
Dunia
20 Orang Ditangkap Terkait Kebakaran Apartemen Hong Kong, Polisi Kantongi Bukti Kuat Kelalaian
Otoritas Hong Kong telah menangkap 20 individu yang diduga terkait dengan kebakaran besar di kompleks apartemen Wang Fuk Court
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Desember 2025
20 Orang Ditangkap Terkait Kebakaran Apartemen Hong Kong, Polisi Kantongi Bukti Kuat Kelalaian
Indonesia
Data Terbaru WNI Korban Kebakaran Hong Kong: 125 Selamat, 9 Tewas, 5 Masih Hilang
Seluruh WNI yang tinggal di Wang Fuk Court merupakan pekerja migran di sektor domestik.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Desember 2025
Data Terbaru WNI Korban Kebakaran Hong Kong: 125 Selamat, 9 Tewas, 5 Masih Hilang
Indonesia
Kebakaran Hong Kong, Kemenlu Sebut 22 WNI masih Hilang
Sementara itu, 3 orang yang sebelumnya dilaporkan cedera, 2 di antaranya sudah pulih dan bisa keluar dari rumah sakit tempat mereka dirawat.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Kebakaran Hong Kong, Kemenlu Sebut 22 WNI masih Hilang
Dunia
Kisah Pekerja Migran Indonesia dan Filipina dalam Kebakaran Hong Kong, antara Menjalankan Tugas dan Menyelamatkan Diri
Dalam sebuah kisah yang beredar luas, Alcaraz disebut melindungi bayi berusia tiga bulan milik majikannya dengan tubuhnya saat kebakaran terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
 Kisah Pekerja Migran Indonesia dan Filipina dalam Kebakaran Hong Kong, antara Menjalankan Tugas dan Menyelamatkan Diri
Dunia
Kebakaran Hong Kong, Pemerintah akan Bentuk Komisi Penyelidikan Kejar Pihak yang Bertanggung Jawab
Penyelidikan awal berfokus pada alasan api menyebar begitu cepat sehingga melumpuhkan upaya pemadaman.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
 Kebakaran Hong Kong, Pemerintah akan Bentuk Komisi Penyelidikan Kejar Pihak yang Bertanggung Jawab
Dunia
Tersangka Kebakaran Apartemen Hong Kong Tambah, Polisi Total Tahan 13 Orang
Kepolisian Hong Kong total menahan 13 orang dan mereka dijerat dengan pasal dugaan pembunuhan akibat kelalaian berdasarkan bukti temuan penyebab kebakaran.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tersangka Kebakaran Apartemen Hong Kong Tambah, Polisi Total Tahan 13 Orang
Bagikan