Presiden: Tidak ada Reshuffle Kabinet
Presiden Joko Widodo. (Biro Pers Setpres)
Presiden Joko Widodo menegaskan tidak ada rencana untuk melakukan reshuffle. Hal ini disampaikan Presiden menjawab pertanyaan wartawan setelah meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nusantara, Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4).
"Tidak ada. Hari ini tidak ada reshuffle. Minggu ini tidak ada. Bulan ini juga tidak ada," ucap Presiden.
Kabarnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan masuk dalam menteri Kabinet Kerja. Presiden menjelaskan tidak ada hingga saat ini Basuki masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Pak Ahok itu masih Gubernur DKI Jakarta sekarang ini sampai Oktober (2017)," tutur Presiden.
Saat ditanyakan tentang evaluasi para menteri dan hasilnya. Presiden menjelaskan bahwa evaluasi menteri dilakukan setiap minggu, setiap bulan. "(Hasilnya) baik-baik saja," kata Kepala Negara.
Sementara itu, terkait dengan tulisan jurnalis asing Allan Nairn tentang dugaan makar. Presiden mempersilahkan para wartawan menanyakannya kepada jurnalis yang menulis dugaan makar tersebut.
"Yang menulis siapa? Ya, ditanyakan ke Alan Nairn. Kok tanyakan ke saya. Tanyakan ke yang nulis," tutup Presiden. (Abi)
Bagikan
Berita Terkait
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantu Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol