Presiden Sudan Selatan Pecat Menteri Keuangan dan Pejabat Militer

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 13 Maret 2018
Presiden Sudan Selatan Pecat Menteri Keuangan dan Pejabat Militer

Kamp pengungsi Konyokonyo di Juba, Sudan Selatan, 5 Februari 2018. Foto diambil tanggal 5 Februari 2018. (ANTARA FOTO/REUTERS/Samir Bol)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Sudan Selatan Salva Kiir memecat Menteri Keuangan dan seorang pejabat tinggi militer yang masuk dalam daftar hitam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Keputusan itu, yang dibacakan di radio negara pada Senin (13/2) malam, tidak memberikan alasan atas keputusan mengganti Menteri Keuangan Stephen Dhieu Dau dengan Salvatore Garang Mabiordit, yang berasal dari daerah utara, Warrap, tempat asal Kiir. Dau berasal dari Nil Hulu. Demikian dilansir Antara.

Letnan Jenderal Marial Chanuang Yol Mangok dipecat dari jabatannya, Wakil Kepala Angkatan Bersenjata, juga tanpa penjelasan.

Mangok, yang pernah menjadi Kepala Pasukan Pengamanan Kepresidenan Kiir, adalah satu di antara enam jenderal pesaingnya, yang oleh Dewan Keamanan PBB dimasukkan dalam daftar hitam karena "memicu perang yang masih berlangsung dan memberi andil pada bencana kemanusiaan yang menghancurkan", di Sudan Selatan pada 2015.

Sudan Selatan jatuh ke dalam perang saudara pada Desember 2013, ketika sebuah krisis politik memicu pertempuran antara pasukan yang setia kepada Kiir dan pemberontak yang bersekutu dengan mantan wakilnya, Riek Machar.

Ribuan orang terbunuh dan jutaan orang mengungsi dalam konflik yang sering terjadi antar etnis. Beberapa gencatan senjata telah disepakati, kemudian dilanggar.

Perang tersebut juga berdampak buruk pada perekonomian, dengan hasil minyak mentah kurang separuh dari tingkat sebelum perang sebesar 245 ribu barel per hari. (*)

#Sudan Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Sudan Krisis Kelaparan Ekstrem, 25 Juta Orang tidak Bisa Makan
Saat ini, Pemerintah Inggris tengah menjadi tuan rumah konferensi tentang Sudan di Lancaster House di London.
Wisnu Cipto - Rabu, 16 April 2025
Sudan Krisis Kelaparan Ekstrem, 25 Juta Orang tidak Bisa Makan
Dunia
Tentara Sudan Sukses Rebut Kembali Istana Kepresidenan, Pencapaian Signifikan Selama Masa Konflik
Tentara Sudan pukul mundur pemberontak.
Ikhsan Aryo Digdo - Sabtu, 22 Maret 2025
Tentara Sudan Sukses Rebut Kembali Istana Kepresidenan, Pencapaian Signifikan Selama Masa Konflik
Dunia
Tentara Sudan Mendorong Mundur RSF dari Khartoum, Relawan Kemanusiaan dalam Ketakutan
entara Sudan berhasil mendorong mundur pasukan paramiliter RSF.
Ikhsan Aryo Digdo - Kamis, 06 Februari 2025
Tentara Sudan Mendorong Mundur RSF dari Khartoum, Relawan Kemanusiaan dalam Ketakutan
Dunia
Kasus Kolera Merebak, Sudan Selatan Nyatakan Situasi Wabah
Buruknya kualitas air dan sanitasi jadi penyebab.
Dwi Astarini - Selasa, 29 Oktober 2024
Kasus Kolera Merebak, Sudan Selatan Nyatakan Situasi Wabah
Indonesia
Hampir 1.000 WNI Dievakuasi, Operasional KBRI Pindah ke Port Sudan
Hari ini, Menlu Retno mendampingi Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan dari PJ Menlu Sudan Hussein Awad Ali Mohammed.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Agustus 2024
Hampir 1.000 WNI Dievakuasi, Operasional KBRI Pindah ke Port Sudan
Dunia
Rakyat Sudan yang Alami Kelaparan Akut Setara Total Populasi Australia
Sudan kini berada di ambang "krisis kelaparan terbesar di dunia".
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juli 2024
Rakyat Sudan yang Alami Kelaparan Akut Setara Total Populasi Australia
Indonesia
3 WNI Terjebak Perang Sudan Berhasil Dipulangkan
Sejak konflik pecah ketiga WNI itu memutuskan untuk bertahan dan menetap di Gadharif
Wisnu Cipto - Rabu, 31 Januari 2024
3 WNI Terjebak Perang Sudan Berhasil Dipulangkan
Indonesia
1 Juta Warga Tinggalkan Sudan Akibat Perang Antara Militer dan RSF
Jutaan warga sipil mengungsi akibat bentrokan antara militer Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 September 2023
1 Juta Warga Tinggalkan Sudan Akibat Perang Antara Militer dan RSF
Bagikan