Presiden Perintahkan Penanganan Cepat Dampak Gempa NTT, Data Harus Singkron

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Presiden Perintahkan Penanganan Cepat Dampak Gempa NTT, Data Harus Singkron

Sejumlah warga terdampak bencana gempa beristirahat di tenda pengungsian di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Data Kementerian Sosial mencatat hingga pukul 15.40 WIB, terdapat sekitar dua ribu jiwa dilaporkan terdampak bencana gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur. ANTARA FOTO/Mega Tokan/sth/wpa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran pemerintah pusat untuk bergerak cepat memberikan dukungan penanganan dan pemulihan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak segera tertangani.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno dalam rapat koordinasi penanggulangan bencana gempa Pulau Flores, NTT, Minggu (16/8).

Pratikno menegaskan, pemerintah pusat telah mengerahkan kekuatan dan sumber daya yang besar, mulai dari kementerian/lembaga hingga BUMN, untuk mendukung penanganan bencana di NTT.

Rapat koordinasi ini menunjukkan bahwa kekuatan dan sumber daya untuk penanggulangan bencana di NTT ini sangat besar. Jadi aparat pusat mulai dari KL sampai dengan BUMN terlibat penuh,

ujar Pratikno.

Ia menyampaikan, dukungan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Prabowo kepada kementerian/lembaga untuk turun langsung membantu masyarakat terdampak bencana.

Pak Presiden, selain memerintahkan KL-KL (Kementerian/Lembaga) untuk masuk dan membantu, juga BNPB sendiri juga memberikan bantuan,

katanya.

Menko PMK menekankan bahwa besarnya kekuatan pemerintah tersebut harus diikuti dengan kerja yang terkoordinasi agar penanganan bencana berjalan efektif. Karena itu, pembentukan dan pengaktifan posko menjadi salah satu hal yang diprioritaskan.

Nah saya ingin menekankan 2 hal. Bahwa kekuatan yang besar ini hanya bisa efektif kalau kerjanya sinkron,

ujar Pratikno.

Ia meminta pemerintah daerah, mulai dari gubernur hingga bupati, segera membentuk dan mengaktifkan posko untuk memastikan seluruh sumber daya dan bantuan dapat terkoordinasi dengan baik.

Jadi sinkronisasi mulai dari Posko itu penting,

tegasnya.

Selain sinkronisasi, Menko PMK menekankan pentingnya akuntabilitas, terutama melalui pendataan masyarakat dan wilayah terdampak. Menurutnya, data yang akurat akan menentukan kecepatan penanganan, tidak hanya pada masa tanggap darurat tetapi juga dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Jadi status itu penting untuk ditetapkan baik di level kabupaten terdampak maupun di provinsi. Dan kaitannya dengan akuntabilitas itu juga pendataan. Baik pendataan untuk kepentingan tanggap darurat maupun pendataan untuk rehab rekon,

katanya.

Ia mengingatkan, pengalaman penanganan bencana sebelumnya menunjukkan masih adanya perbedaan kecepatan pendataan antardaerah. Karena itu, ia meminta pemerintah daerah memastikan pendataan dilakukan secara benar dan akurat.

Menko PMK juga memastikan pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam menangani dampak gempa di NTT.

Kami diperintah Bapak Presiden untuk mendukung Bapak-Ibu semuanya di daerah. Bapak Presiden bukan hanya memerintah tapi juga memberikan bantuan secara langsung,

katanya.

Pratikno meminta pemerintah daerah segera menyampaikan kebutuhan yang memerlukan dukungan pemerintah pusat melalui posko yang telah dibentuk. Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK juga mengapresiasi kerja cepat seluruh jajaran pemerintah dalam 24 jam lebih setelah bencana terjadi.

Sekali lagi terima kasih atas kerja kerasnya. Dalam waktu hanya 24 jam lebih sedikit kita sudah melangkah sangat jauh,

katanya.

Ia berharap, NTT dapat segera pulih dan penanganan bencana tidak sekadar mengembalikan kondisi seperti sebelum bencana, tetapi sekaligus menjadi momentum untuk membangun daerah yang lebih tangguh.

Jadi semoga NTT segera recover. Duka kita yang mendalam kepada para korban. Jadi bencana membuat daerah menjadi lebih baik itu harapan kita. Kita tidak ingin hanya merecover kembali keadaan semula, tapi kita manfaatkan momentum untuk membangun lebih baik,

pungkasnya. (Pon)

#Bencana Alam #Bantuan Bencana Alam #Gempa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Perintahkan Penanganan Cepat Dampak Gempa NTT, Data Harus Singkron
Besarnya kekuatan pemerintah tersebut harus diikuti dengan kerja yang terkoordinasi agar penanganan bencana berjalan efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Presiden Perintahkan Penanganan Cepat Dampak Gempa NTT, Data Harus Singkron
Indonesia
8 Langkah Pemerintah Prabowo Segera Pulihkan NTT dari Dampak Gempa Magnitudo 7,7
pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah di enam kabupaten terdampak parah, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, dan Sikka;
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
8 Langkah Pemerintah Prabowo Segera Pulihkan NTT dari Dampak Gempa Magnitudo 7,7
Indonesia
27 Ton Logistik Dikirim ke Sejumlah Wilayah Terdampak Gempa di NTT, 3.500 Personel TNI dan Polri Telah Diterjunkan
Bantuan tersebut dikirim secara bertahap menggunakan beberapa kloter penerbangan Hercules pada hari yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
27 Ton Logistik Dikirim ke Sejumlah Wilayah Terdampak Gempa di NTT,  3.500 Personel TNI dan Polri Telah Diterjunkan
Indonesia
Update Gempa NTT: 53 Orang Tewas, 135 Luka-luka dan Tidak Ada Laporan Orang Hilang
Selain korban meninggal dunia, BNPB juga mencatat 135 orang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Update Gempa NTT: 53 Orang Tewas, 135 Luka-luka dan Tidak Ada Laporan Orang Hilang
Indonesia
Kepala Basarnas Pantau Langsung Pencarian Korban Gempa Flores
Helikopter Basarnas juga telah disiagakan untuk mendukung proses evakuasi medis udara secara cepat apabila diperlukan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Kepala Basarnas Pantau Langsung Pencarian Korban Gempa Flores
Indonesia
TNI AU Kirim 13 Ton Bantuan Bagi Korban Gempa di NTT
Membantu para korban gempa di Flores, Lanud El Tari juga mengirimkan personel untuk ditempatkan di Maumere, Labuan Bajo
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
TNI AU Kirim 13 Ton Bantuan Bagi Korban Gempa di NTT
Indonesia
47 Tewas 9 Ribu Mengungsi, Gubernur NTT Tetapkan Status Darurat Hingga 28 Agustus
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores berlaku 15–28 Agustus 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
47 Tewas 9 Ribu Mengungsi, Gubernur NTT Tetapkan Status Darurat Hingga 28 Agustus
Indonesia
Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Getaran Terasa hingga Palu
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Gempa tersebut tak berpotensi tsunami.
Soffi Amira - Minggu, 16 Agustus 2026
Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Getaran Terasa hingga Palu
Indonesia
Gempa M6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Bumi tektonik dengan magnitudo 6,4 terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 17.54 WIB di wilayah Simalungun, Sumatera Utara, tidak berpotensi tsunami.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa M6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Gerak Cepat, Prabowo Segera Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan mengirim 50 ribu paket sembako untuk korban gempa NTT.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gerak Cepat, Prabowo Segera Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
Bagikan