Presiden Jokowi Dijagokan Raih Mahasantri Bhakti Negeri

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 15 September 2017
Presiden Jokowi Dijagokan Raih Mahasantri Bhakti Negeri

Presiden Jokowi saat berinteraksi bersama santri Pondok Pesantren Assunniyah, Kencong, Jember, (Biro Pers Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Jelang peringatan Hari Santri Nasional 2017, panitia Santri of The Year mulai mengumumkan sejumlah nama besar yang masuk dalam nominasi Mahasantri Bhakti Negeri.

Presiden Jokowi termasuk salah satu nominee yang diunggulkan bersama Wapres Jusuf Kalla. Untuk Kategori Mahasantri Bhakti Negeri, Presiden Jokowi akan bersaing dengan sejumlah tokoh dan pejabat nasional.

Ketua panitia Santri of The Year 2017, Zainal Abidin, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/9), mengatakan berdasarkan masukan dari masyarakat, terutama kalangan santri, untuk kategori Mahasantri Bhakti Negeri muncul nama-nama seperti Jusuf Kalla, Joko Widodo, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Chairul Tanjung, Zulkifli Hasan, Romihurmuzy, Anis Matta dan lainnya.

Sedangkan kategori Santri Sepanjang Hayat, kata dia, jika tahun 2016 Gus Dur terpilih, tahun ini yang sedang dikaji oleh tim juri muncul nama seperti KH Saifuddin Zuhri, KH Sahal Mahfudz, KH Zubair Dahlan, KH Ali Makshum Krapyak dan lainnya.

Menurut dia, tokoh santri yang terpilih dalam kedua kategori tersebut, akan diumumkan langsung oleh panitia di hari pelaksanaan, tepat pada peringatan Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober 2017.

"Sementara, kategori lainnya masih di polling di website jaringansantri.com sampai 15 Oktober 2017," ucapnya.

Hingga saat ini, 70 ribu voters telah memilih tokoh santri dan pesantren jagoannya. Hasil tersebut terbilang mengejutkan karena baru tiga hari polling Santri of The Year 2017 dibuka, program tersebut mendapat apresiasi dari kalangan media sosial.

"Annual Programme ini sangat bagus untuk terus dilakukan dan dikembangkan. Syukur-syukur ada beberapa program lain yang inovatif. Hidup santri, pesantren, pengasuh, pendukung dan karomahnya," ujar netizen bernama Akmal Azizy.

Apresiasi juga datang dari netizen bernama Nasrullah. Menurutnya pondok pesantren harus terus dikembangkan keilmuannya.

"Kembangkan terus bidang agribisnis Ponpes Al-Hikmah dua. Pertahankan juga ponpes Lirboyo sebagai figur ponpes yang menjaga kemurnian keilmuan ulama dulu dengan kajian kitab-kitabnya," ucapnya.(*)

#Presiden Jokowi #Wapres Jusuf Kalla #Hari Santri Nasional #Pondok Pesantren
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa
Sebanyak 2.000 santri Ponpes Budi Utomo menggelar Salat Istisqa di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Soloraya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa
Indonesia
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Sebanyak 431 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin disuspend sementara BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Indonesia
Bicara di DPR, Ibu Santri Tewas Dibakar Hidup-Hidup di Ponpes Ketuk Pintu Hati Prabowo
Ibu santri korban pembakaran di Ponpes NTB menyampaikan surat haru ke Presiden Prabowo Subianto dalam RDPU DPR.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bicara di DPR, Ibu Santri Tewas Dibakar Hidup-Hidup di Ponpes Ketuk Pintu Hati Prabowo
Indonesia
Oknum Pimpinan Pesantren di Garut Diduga 'Garap' Santriwati, Video Penangkapan oleh Polisi Viral di Medsos
Kabar miring perbuatan noda oknum pimpinan pesantren tersebut sempat menyulut emosi massa sekitar lingkungan lembaga pendidikan
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Oknum Pimpinan Pesantren di Garut Diduga 'Garap' Santriwati, Video Penangkapan oleh Polisi Viral di Medsos
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Arsitek Pelarian Pengasuh Ponpes Pati Pelaku Pelecehan Santri Diciduk di Bekasi
AS, pelaku kasus pencabulan puluhan santriwati sempat melarikan diri setelah mangkir dari panggilan pemeriksaan pada 4 Mei.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Arsitek Pelarian Pengasuh Ponpes Pati Pelaku Pelecehan Santri Diciduk di Bekasi
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Indonesia
Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Pati, DPR Desak Negara ‘Selamatkan’ para Korban
Korban ialah kelompok rentan yang butuh pendekatan layanan kesehatan yang sensitif dan berperspektif korban.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Pati, DPR Desak Negara ‘Selamatkan’ para Korban
Bagikan