Presiden AS Donald Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran tanpa Batas Waktu, Pertahankan Blokade di Selat Hormuz

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Presiden AS Donald Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran tanpa Batas Waktu, Pertahankan Blokade di Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PRESIDEN AS Donald Trump, pada Selasa (21/4), mengatakan Amerika Serikat memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu. Pernyataan ini dikeluarkan sehari sebelum masa berlaku gencatan senjata habis. Di saat bersamaan, putaran baru perundingan damai masih tertunda. Pengumuman ini tampaknya meredakan kekhawatiran bahwa pertempuran akan segera kembali terjadi. Pertempuran kedua negara telah mengguncang pasar energi dan ekonomi global.

Iran belum memberikan tanggapan atas pengumuman perpanjangan gencatan senjata tersebut. Kedua negara telah memperingatkan bahwa tanpa kesepakatan, mereka siap kembali berperang.

Pakistan berupaya mempertemukan AS dan Iran. Negara itu sebelumnya berencana menjadi tuan rumah putaran kedua perundingan, tapi Gedung Putih menunda rencana perjalanan Wakil Presiden JD Vance ke Islamabad setelah Iran menolak upaya untuk memulai kembali negosiasi. Para pemimpin Pakistan, termasuk Perdana Menteri Shehbaz Sharif, bekerja intensif untuk membuat kedua pihak menyetujui putaran kedua perundingan gencatan senjata.

Sharif kemudian berterima kasih kepada Trump atas penerimaan yang penuh kemurahan hati terhadap permintaan Pakistan, dengan mengatakan bahwa perpanjangan gencatan senjata akan memungkinkan upaya diplomatik terus berlanjut.

Baca juga:

AS dan Iran Nyatakan Siap Perang, Perundingan Terkatung-Katung



Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei, dikutip The Korea Times, mengatakan belum ada keputusan final mengenai partisipasi dalam perundingan lanjutan karena tindakan yang tidak dapat diterima dari AS. Hal itu tampaknya merujuk pada blokade pelabuhan Iran oleh AS.

Meski menyatakan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, Trump, dalam unggahan di Truth Social, menegaskan AS akan tetap melanjutkan blokade di Selat Hormuz. Sebelum mengumumkan perpanjangan gencatan senjata, Trump bahkan memperingatkan bahwa banyak bom akan mulai meledak jika tidak ada kesepakatan sebelum tenggat Rabu (22/4).

Sementara itu, negosiator utama Iran mengatakan Teheran memiliki kartu baru di medan perang yang belum diungkapkan. Seorang komandan senior Garda Revolusi Iran mengancam akan menghancurkan industri minyak kawasan jika perang dengan AS kembali terjadi.

“Jika negara-negara tetangga di selatan mengizinkan musuh menggunakan fasilitas mereka untuk menyerang Iran, mereka harus mengucapkan selamat tinggal pada produksi minyak di kawasan Timur Tengah,” kata Jenderal Majid Mousavi kepada media Iran.(dwi)

Baca juga:

Amerika Serikat Bersiap untuk Perundingan dengan Iran, Situasi Selat Hormuz masih Panas

#Amerika Serikat #Donald Trump #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan