Prediksi BMKG Hari Ini, Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 19 Oktober 2017
Prediksi BMKG Hari Ini, Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan

Ilustrasi. (pixabay.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi sebagian besar wilayah di Jakarta dan kota-kota di sekitarnya (Jabodetabek) berpotensi diguyur hujan pada Kamis (19/10).

BMKG dalam laman resminya, mengeluarkan prediksi wilayah Jabodetabek diprakirakan akan terjadi hujan ringan hingga hujan petir.

Wilayah Jakarta Barat diprakirakan terjadi hujan lokal pada siang hari, sementara pada pagi harinya cerah berawan dan malamnya berawan.

Untuk wilayah Jakarta Pusat berpotensi hujan ringan pada siang hari, dan pada pagi hari berawan serta berawan tebal malam harinya.

Hujan sedang akan menguyur wilayah Jakarta Selatan pada siang hari, dan pada pagi hari berawan serta berawan tebal malam harinya.

Sedangkan wilayah Jakarta Timur diprakirakan hanya terjadi hujan lokal pada siang hari, kondisi pagi harinya berawan dan berwan tebal pada malam hari.

Jakarta Utara berpotensi hujan lokal pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, dan berwan tebal pada malam harinya.

Wilayah Kepulauan Seribu diprakirakan akan terjadi hujan lokal pada pagi dan malam hari, semantara siang harinya cerah berawan.

Sementara untuk wilayah kota-kota sekitar Jakarta, yakni Bekasi, Depok, Bogor dan Tangerang berpotensi hujan petir pada siang hari.

Sedangkan cuaca pagi dan malam harinya kota-kota sekitar Jakarta ini bercuaca cerah berawan hingga berawan tebal, hanya wilayah Bogor saja yang akan terjadi hujan lokal pada malam harinya.

BMKG juga memperkirakan suhu di Jabodetabek hari ini akan berkisar 22 derajat Celcius hingga 33 derajat Celcius dengan kelembaban antara 65 hingga 90 persen. (*)

#BMKG #Jakarta #DKI Jakarta #Hujan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesiaku
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Nama tugu ini sebenarnya ialah Tugu Pahlawan
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Indonesia
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Kerja sama dengan KPK dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam pemanfaatan aset hasil penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan korupsi dan pendampingan tata kelola pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Prakiraan cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026, mencakup potensi hujan ringan, udara kabur, Siklon Tropis Champi, dan gelombang tinggi hingga 4 meter.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Berita Foto
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Berita Foto
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Bagikan