Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat

Dwi AstariniDwi Astarini - 46 menit lalu
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat

Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8) (ANTARA/ HO- BPBD Kabupaten PPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEBARAN asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjauhi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sejak Sabtu (17/10). Namun, kualitas udara di sejumlah wilayah Jakarta masih berada dalam kategori tidak sehat.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mendeteksi sisa sebaran asap karhutla di Pesisir Barat Banten pada ketinggian sekitar 10.000–18.000 kaki atau 3–5,4 kilometer.


Sekretaris Utama BMKG Guswanto menjelaskan asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).


“Berdasarkan pemantauan citra satelit, sebaran tersebut hanya berlangsung sesaat dan tidak berdampak pada kualitas udara di permukaan,” jelas Guswanto kepada wartawan di Jakarta dikutip Senin (19/10).


Pemantauan pada Sabtu (17/10) pukul 08.00, 10.00, dan 13.00 WIB menunjukkan asap mulai bergerak menjauh secara bertahap. “Perubahan arah dan melemahnya angin pada ketinggian tersebut turut memengaruhi pergerakan asap,” tutur Guswanto.

Baca juga:

DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta


Meski demikian, data kualitas udara menunjukkan kondisi di sejumlah titik Jakarta masih perlu diwaspadai. Pengukuran konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Kemayoran tercatat berkisar 46,7–109,7 mikrogram per meter kubik. Sementara itu, data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan angka 49 di Marunda, 60 di Tanah Abang, 103 di Kelapa Gading, 116 di Menteng, dan 120 di Kebon Jeruk. Kualitas udara di Marunda masuk kategori baik, Tanah Abang sedang, sedangkan Kelapa Gading, Menteng, dan Kebon Jeruk berada dalam kategori tidak sehat.


Guswanto menegaskan keberadaan asap yang terdeteksi satelit tidak selalu berarti terjadi peningkatan konsentrasi polutan di permukaan. “Karena itu, masyarakat diminta tidak panik, tetapi tetap memantau perkembangan kualitas udara di lingkungan masing-masing,” ungkap Guswanto.


BMKG mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk.


“Penggunaan masker yang sesuai juga dianjurkan bagi masyarakat di wilayah terdampak asap, terutama anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan,” jelas Guswanto.(knu)

Baca juga:

Malaysia Tempuh Jalur Diplomasi untuk Solusi Kabut Asap di Tingkat Regional

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kabut Asap #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - 46 menit lalu
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyebut Polri mengusut 98 kasus karhutla dan mendalami dugaan keterlibatan pihak asing, termasuk dari negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 19 menit lalu
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Indonesia
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Sejumlah Langkah Tangani Karhutla, dari Surfaktan hingga Dry Ice
Tito Karnavian menjelaskan penggunaan surfaktan dan modifikasi cuaca untuk menangani karhutla di lahan gambut. Dry ice dimanfaatkan untuk bantu mengurangi asap.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 5 menit lalu
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Sejumlah Langkah Tangani Karhutla, dari Surfaktan hingga Dry Ice
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Pemanggilan para pejabat tersebut untuk mengikuti rapat terbatas yang akan membahas mengenai perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
Karhutla Meluas, 2.458 Penerbangan Domestik dan Internasional Alami Delay dan Pembatalan
Selama 13–17 Oktober 2026, dampak kabut asap meluas hingga Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara, selain di Kalimantan, Papua, dan Sumatera
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Karhutla Meluas, 2.458 Penerbangan Domestik dan Internasional Alami Delay dan Pembatalan
Indonesia
BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi
Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 189 titik.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi
Bagikan