Pramono Minta Pedagang Pasar Barito Segera Pindah ke Lenteng Agung
Pasar hewan jalan Barito, Jakarta Selatan. (Foto: ANTARA/Luthfia Miranda Putri)
Merahputih.com - Pembangunan lokasi relokasi untuk pedagang Pasar Barito di Lenteng Agung yang akan menjadi Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta sudah hampir selesai.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan bahwa proyek tersebut sudah mencapai sekitar 95-96 persen dan para pedagang akan segera dipindahkan. Pramono mendesak agar setelah pekerjaan fisik rampung, pemindahan harus segera dilakukan.
Baca juga:
98 Pedagang Eks Barito Sudah Terdata Mau Pindah ke Sentra Fauna Lenteng Agung
"Saya sudah minta, kalau memang sudah selesai, ya, segera dipindahkan. Dan mereka pada waktu itu sebenarnya semuanya sudah menyetujui untuk pindah," tegas Pramono, Jumat (3/10).
Lokasi baru di Lenteng Agung ini dinilai strategis dan lebih tertata dibandingkan Barito, dengan akses transportasi yang mudah dijangkau karena dekat dengan stasiun kereta. Gubernur juga menekankan syarat utama bagi pedagang yang ingin menempati lokasi baru, mereka harus menunjukkan KTP sebagai identitas yang sah.
Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta dirancang tidak hanya sebagai pasar hewan, tetapi juga sebagai pusat edukasi fauna dan ruang usaha modern bagi pelaku UMKM. Sentra ini berdiri di atas lahan seluas 7.500 meter persegi. Sekitar 2.000 meter persegi dialokasikan untuk menampung pedagang dari beberapa lokasi sementara (Loksem) sebelumnya.
Kios-kios dibagi dalam tiga zona utama:
- Zona A: 22 kios kuliner.
- Zona C dan D: 74 kios untuk pedagang burung dan pakan hewan.
- Zona E: 29 kios untuk parsel dan kuliner.
Baca juga:
Adapun Zona B yang direncanakan untuk amphitheater masih belum diproses. Selain kios permanen, fasilitas penunjang lainnya mencakup area parkir, ruang edukasi, ruang pertunjukan seni budaya, serta sarana yang mendukung ekosistem usaha yang higienis, ramah lingkungan, dan nyaman.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta Lakukan Pemotongan Tiang Monorel Mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Kuningan
Pasar Tumpah Bikin Kios Resmi Sepi, Pengamat Minta Gubernur Pramono Bereskan
Dorong Layanan Air Terintegrasi, PAM Jaya Resmi Luncurkan ERP Fusion
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Insiden Tunanetra Terjatuh di Halte CSW, Pramono Minta Transjakarta Berbenah
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis