MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusung tema “Mudik ke Jakarta” untuk menyambut perayaan Idulfitri 2026 atau 1447 Hijriah.
Melalui program tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak masyarakat untuk merayakan Lebaran tetap di ibu kota, tanpa harus pulang ke kampung halaman.
Menurutnya, Jakarta memiliki banyak aktivitas menarik yang bisa dinikmati selama libur Lebaran.
“Kami akan mengatakan, menyampaikan, bahwa Jakarta lebih menarik. Jadi cukup mudiknya kalau bisa lewat video call saja dengan saudara-saudara di kampung,” ujar Pramono di Jakarta, Rabu (4/3).
Politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu mengatakan, dengan tidak mudik masyarakat bisa menyimpan penghasilannya atau memanfaatkannya untuk berbelanja di berbagai pusat perbelanjaan di Jakarta.
Pemprov DKI juga berencana mendorong aktivitas ekonomi dengan menghadirkan berbagai program diskon selama periode Lebaran.
Baca juga:
Gubernur Pramono bakal Tertibkan Terminal Bayangan Jelang Mudik Lebaran
Warga Jakarta yang Mudik Lebaran 2026 Wajib Lapor RT/RW, Ini Imbauan Gubernur Pramono
Pramono Bakal Jadikan Betawi Night Diplomasi Budaya ke Pemimpin Dunia
Menurut Pramono, pemerintah daerah akan memberikan insentif bagi pusat perbelanjaan, hotel, serta sektor usaha lainnya yang memberikan potongan harga kepada pengunjung.
“Uangnya disimpan, ditabung. Kami akan memberikan pekan diskon bagi pusat perbelanjaan, perhotelan, dan sebagainya,” ujarnya.
Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan kebijakan insentif pajak agar pelaku usaha dapat memberikan potongan harga yang lebih besar.
Dengan kebijakan tersebut, diskon yang diberikan kepada masyarakat bahkan berpotensi mencapai hingga 50 persen.
“Kami akan memberikan insentif pajak agar diskonnya juga bisa sampai dengan 50 persen. Maka daripada macet-macet atau belanja di luar negeri, lebih baik belanja di Jakarta,” kata Pramono. (Asp)