Pramono Anung Tekankan Kolaborasi Pusat-Daerah, Kunci Atasi Persoalan Jakarta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 30 Maret 2026
Pramono Anung Tekankan Kolaborasi Pusat-Daerah, Kunci Atasi Persoalan Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan, termasuk dengan pemerintah pusat, dalam menyelesaikan berbagai persoalan Jakarta.

Menurutnya, untuk menjaga Jakarta, tidak cukup hanya Pemprov DKI bersama DPRD DKI, melainkan juga melibatkan pemerintah pusat. Ia menyebut sinergi tersebut sebagai modal sosial yang kuat untuk menghadapi tantangan ke depan.

"Kita harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat. Saya bersyukur, komunikasi dengan pemerintah pusat berjalan baik. Berbagai persoalan di Jakarta pun dapat ditangani melalui dukungan dan sinergi bersama," kata Pramono di Jakarta, Senin (30/3).

Baca juga:

Pramono Anung Soroti Pendatang ‘Buta Jakarta’ Usai Lebaran, Disdukcapil Diminta Data

Lebih lanjut, Pramono menuturkan, selama ini hubungan antara eksekutif dan legislatif DKI terjalin sangat harmonis. Kondisi ini menjadi fondasi penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

"Hubungan Pemprov DKI dan DPRD DKI sangat harmonis. Tidak mungkin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja tanpa dukungan kuat dari DPRD," kata Pramono.

Ia mencontohkan, capaian pertumbuhan ekonomi Jakarta sebesar 5,21 persen pada tahun lalu, yang melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen, tidak lepas dari dukungan DPRD. Selain itu, keberhasilan menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tengah tantangan fiskal juga merupakan hasil kerja bersama.

Baca juga:

DPRD DKI Minta Pemprov Jaga Ketahanan Pangan Jakarta di Tengah Konflik Timur Tengah

Menurut Gubernur Pramono, saat terjadi pengurangan dana bagi hasil, Pemprov DKI bersama DPRD tetap berkomitmen menjaga program-program prioritas, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN), serta bantuan sosial bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, kita dapat melalui masa yang tidak mudah, dan APBD tetap berjalan sesuai target. Berbagai penghargaan yang diterima Pemprov DKI juga menjadi bukti kerja bersama yang baik," urainya. (Asp)

#Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung #DPRD DKI Jakarta #Ekonomi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura
Pramono Anung menawarkan peluang investasi kepada Singapura pada proyek MRT Jakarta Fase 3 dan 4 serta pengembangan kawasan TOD saat bertemu PM Lawrence Wong.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 5 menit lalu
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura
Indonesia
Aksi Hemat Energi DKI Jakarta Berhasil Kurangi Emisi Karbon 60,14 Ton CO2e
Pemprov DKI Jakarta mencatat pengurangan emisi karbon sebesar 60,14 ton CO2e melalui aksi pemadaman lampu selama 60 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Aksi Hemat Energi DKI Jakarta Berhasil Kurangi Emisi Karbon 60,14 Ton CO2e
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Menguat, Tembus Rp 17.725 pada Senin (15/6) Pagi
Nilai tukar rupiah hari ini dibuka menguat signifikan 82 poin (0,46 persen) ke level Rp 17.725 per dolar AS.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Menguat, Tembus Rp 17.725 pada Senin (15/6) Pagi
Indonesia
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Jika Jakarta mampu menanggung subsidi tarif Transjabodetabek, daerah penyangga tak perlu ikut berpartisipasi.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Dunia
Hong Kong Rebut Takhta Swiss, Jadi Pusat Pengelolaan Kekayaan Lintas Negara Terbesar Dunia
Hong Kong resmi menggeser Swiss sebagai pusat pengelolaan kekayaan lintas negara terbesar dunia. Aset naik 10,7% jadi 2,95 triliun dolar AS, didorong IPO dan family office.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Hong Kong Rebut Takhta Swiss, Jadi Pusat Pengelolaan Kekayaan Lintas Negara Terbesar Dunia
Indonesia
Mensesneg Minta Masyarakat tak Mudah Terpengaruh Narasi Menyesatkan Terkait Kondisi Ekonomi
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah terus bekerja keras menangani berbagai persoalan ekonomi melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Mensesneg Minta Masyarakat tak Mudah Terpengaruh Narasi Menyesatkan Terkait Kondisi Ekonomi
Indonesia
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Pemprov DKI Jakarta akan memadamkan lampu di Monas, Bundaran HI, Balai Kota, dan sejumlah titik lainnya selama 60 menit pada 13 Juni 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Indonesia
Bayar Tiket Ragunan Ribet, Anggota Dewan Curigai Potensi Kebocoran Duit Daerah
Sorotan tajam tertuju pada kewajiban kepemilikan JakCard bagi pengunjung
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Bayar Tiket Ragunan Ribet, Anggota Dewan Curigai Potensi Kebocoran Duit Daerah
Lifestyle
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Tekanan ekonomi membuat Gen Z harus lebih selektif dalam mengatur keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Indonesia
Imbau Warga Lepas Dolar, Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Bisa Rugi Kalau Disimpan
Dasco meyakini nilai tukar rupiah akan menguat pada pekan depan sehingga pemegang dolar berpotensi mengalami kerugian.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Imbau Warga Lepas Dolar, Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Bisa Rugi Kalau Disimpan
Bagikan