MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan, termasuk dengan pemerintah pusat, dalam menyelesaikan berbagai persoalan Jakarta.
Menurutnya, untuk menjaga Jakarta, tidak cukup hanya Pemprov DKI bersama DPRD DKI, melainkan juga melibatkan pemerintah pusat. Ia menyebut sinergi tersebut sebagai modal sosial yang kuat untuk menghadapi tantangan ke depan.
"Kita harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat. Saya bersyukur, komunikasi dengan pemerintah pusat berjalan baik. Berbagai persoalan di Jakarta pun dapat ditangani melalui dukungan dan sinergi bersama," kata Pramono di Jakarta, Senin (30/3).
Baca juga:
Pramono Anung Soroti Pendatang ‘Buta Jakarta’ Usai Lebaran, Disdukcapil Diminta Data
Lebih lanjut, Pramono menuturkan, selama ini hubungan antara eksekutif dan legislatif DKI terjalin sangat harmonis. Kondisi ini menjadi fondasi penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
"Hubungan Pemprov DKI dan DPRD DKI sangat harmonis. Tidak mungkin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja tanpa dukungan kuat dari DPRD," kata Pramono.
Ia mencontohkan, capaian pertumbuhan ekonomi Jakarta sebesar 5,21 persen pada tahun lalu, yang melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen, tidak lepas dari dukungan DPRD. Selain itu, keberhasilan menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tengah tantangan fiskal juga merupakan hasil kerja bersama.
Baca juga:
DPRD DKI Minta Pemprov Jaga Ketahanan Pangan Jakarta di Tengah Konflik Timur Tengah
Menurut Gubernur Pramono, saat terjadi pengurangan dana bagi hasil, Pemprov DKI bersama DPRD tetap berkomitmen menjaga program-program prioritas, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN), serta bantuan sosial bagi masyarakat.
"Alhamdulillah, kita dapat melalui masa yang tidak mudah, dan APBD tetap berjalan sesuai target. Berbagai penghargaan yang diterima Pemprov DKI juga menjadi bukti kerja bersama yang baik," urainya. (Asp)