Pram-Rano Bisa Pertimbangkan Kerja 4 Hari, PSI DKI: Jerman Hingga Jepang Sudah Uji Coba

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Januari 2025
Pram-Rano Bisa Pertimbangkan Kerja 4 Hari, PSI DKI: Jerman Hingga Jepang Sudah Uji Coba

Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung (kiri) dan Rano Karno (kanan). (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana, menilai wacana empat hari kerja yang muncul baru-baru ini menarik untuk dipertimbangkan.

Wacana yang ingin memangkas jumlah hari kerja itu memang sudah diterapkan lebih dahulu di beberapa negara. Akan tetapi, banyak dari pelaksanaannya bersifat uji coba dan belum menyeluruh.

"Memang ada negara-negara yang sudah melakukan uji coba. Beberapa di antaranya adalah Jerman, Belgia, Islandia, Spanyol, dan Jepang," jelasnya, Jumat (24/1).

Baca juga:

Tim Transisi Pramono-Rano Bantah Usulkan 4 Hari Kerja dalam Seminggu

Wacana ini salah satunya ditujukan mengurangi jumlah perjalanan kendaraan bermotor yang berjumlah 22 juta unit di Jakarta. Selama ini, Jakarta mengalami kerugian finansial yang besar kalau terjadi kemacetan. Kemudian, polusi udara yang ditimbulkan oleh kemacetan itu juga mengakibatkan banyak warga menderita penyakit pernapasan.

Akan tetapi, formulasi kebijakannya harus dibahas dengan rekan-rekan pelaku usaha dan para perwakilan pekerja di Jakarta secara bersama-sama. Mereka juga pemangku kepentingan yang aspirasinya harus didengar oleh pemprov.

Baca juga:

Politikus NasDem Dukung Pranomo-Rano Terapkan 4 Hari Kerja di Pemprov Jakarta

Menurut dia, para pelaku usaha di Jakarta beserta para pekerja telah menjadi penggerak perekonomian dan kontributor pajak yang memungkinkan pemprov melaksanakan program-program penting.

"Akan menjadi tidak bijak bagi pemprov untuk mengambil langkah sepihak mengenai pemangkasan hari kerja ini tanpa didahului kajian yang mendalam dengan melibatkan semua pihak yang ada," ujarnya.

Baca juga:

Kader PKS DKI Tak Setuju Wacana Sistem 4 Hari Kerja, Dianggap Kurang Optimal

Justin mengungkapkan pihaknya juga mengawarkan skema Work From Home (WFH) secara bergantian. Selain memungkinkan aktivitas perekonomian berjalan normal seperti biasanya, hal ini juga memastikan kebijakannya tidak bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang mengatur hari kerja dan libur.

"Dulu Fraksi PSI Jakarta pernah menyuarakan skema WFH bergantian. Kami kembali menyuarakan itu sebagai alternatif kebijakan yang memungkinkan pemprov untuk mencapai banyak tujuannya secara beriringan," tegasnya.

Sementara itu, tentu saja kebijakan WFH sekalipun harus memuat klasifikasi, dan/ atau pengecualian bagi bidang-bidang usaha tertentu, selain itu instansi pemerintahan yang memberikan pelayanan kepada publik harus dapat tetap berfungsi optimal. (Asp)

#Pramono Anung-Rano Karno #Gubernur Jakarta #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Indonesia
KPK Periksa Anggota DPRD Jakarta Bebizie terkait dengan Kasus Rita Widyasari
Bebizie diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi per metrik ton produksi batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur,
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
KPK Periksa Anggota DPRD Jakarta Bebizie terkait dengan Kasus Rita Widyasari
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Tindakan tersebut sudah menyakiti perasaan umat beragama khususnya umat Islam.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Bagikan