Prajurit TNI Pertama Gugur dalam Tugas PBB dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Dokumen. Warga melintas di depan papan bunga ucapan berduka cita yang berjejer di depan tempat tinggal Serma Rama Wahyudi di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (24/6/2020). . ANTARA FOTO/R
Merahputih.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melepas keberangkatan jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi, anggota pasukan keamanan PBB yang tewas ditembak milisi di Kongo. Jenazah Pelda Anumerta Rama diberangkatkan ke Pekanbaru, Riau untuk dimakamkan hari ini.
Hadi memastikan, Rama yang sebelum berpangkat Serma sudah mendapatkan haknya sebagai pejuang dengan mendapat kenaikan pangkat, hak yang diatur dalam peraturan dalam negeri dan yang diberikan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca Juga
''Dari dalam negeri maupun dari hak yang PBB sudah termasuk semuanya include," kata Hadi kepada wartawan di Skuadron Udara 17, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (3/7).
Panglima menambahkan Pratu Syafii Makbul yang menjadi korban luka akibat diserang kelompok bersenjata Allied Democratic Force (ADF) saat ini keadaan berangsur pulih. Pratu Syafii Makbul juga menjadi korban akibat serangan ADF saat bertugas mengirimkan logistik ke Temporary Operation Base (TOB) di wilayah Makasibo pada 22 Juni 2020.
"Pratu Makbul saat ini sudah pulih setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit di wilayah Goma," ujar Hadi yang tampil dengan seragam lengkap kemiliterannya.
Lebih jauh, Panglima juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang telah aktif membantu proses pemulangan Pelda Rama Wahyu ke Indonesia.
"Pemulangan jenazah almarhum (Rama) bisa datang ke Indonesia sesuai dengan rencana," tutup jenderal bintang 4 dari angkatan udara itu.
Untuk diketahui, Pelda Anumerta Rama gugur pada saat menjalani misi PBB di Monusqo, Kongo, sekaligus menjadi prajurit TNI pertama yang gugur saat bertugas selama keikutsertaan Indonesia dalam pasukan keamanan dan perdamaian PBB selama ini. (Knu)
Baca Juga
Mengintip Pasukan Perdamaian PBB Asal Indonesia Rayakan HUT RI
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Profil Sidharto Suryodhipuro, Presiden Dewan HAM PBB Asal Indonesia
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Sidharto Suryodipuro Jadi Presiden
Indonesia Resmi Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Ini Tugas & Kewenangannya
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten