MerahPutih.com- Satu prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI di misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL)dikabarkan tewas. Bukan hanya itu, terdapat korban luka akibat insiden ini.
Kementerian Pertahanan RI mengungkap penyebab sementara prajurit TNI gugur dalam serangan Israel di Lebanon, Minggu (29/3) kemarin. Prajurit itu diduga tewas saat berada di tengah situasi saling serang artileri.
"Perlu disampaikan bahwa insiden terjadi di tengah saling serang artileri,” kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/3).
Ia memastikan, terdapat korban dari prajurit TNI, yaitu 1 orang meninggal dunia, 1 dalam kondisi luka berat, dan 2 luka ringan. Sejauh ini korban luka telah menerima penanganan medis.
Baca juga:
Anggota TNI Tewas karena Serangan Artileri di Lebanon, Kemhan RI Tunggu Klarifikasi UNIFIL
Di sisi lain, pemerintah menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya satu personel tersebut.
Indonesia memberikan simpati untuk keluarga yang ditinggalkan, serta mendoakan pemulihan sepenuhnya bagi personel yang terluka.
"Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada personel yang gugur atas dedikasi dan pengabdiannya bagi perdamaian dan keamanan internasional," ucap Kementerian Luar Negeri RI.
Tak hanya itu, pemerintah akan bekerja sama dengan UNIFIL untuk memastikan repatriasi jenazah segera dilakukan. Begitu pun memberikan perawatan medis terbaik bagi yang terluka.