Prajurit Paskhas Harus Bangga Kibarkan Bendera Merah Putih Pertama di Papua

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 17 Oktober 2018
Prajurit Paskhas Harus Bangga Kibarkan Bendera Merah Putih Pertama di Papua

Prajurit Korpaskhas TNI AU (paskhas.mil.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Komandan Pangkalan Udara Manuhua, Biak Marsekal Pertama TNI Fahar Adriyanto mengatakan, prajurit baret jingga Pasukan Khas (Paskhas) TNI-AU merupakan yang pertama kali mengibarkan bendera Merah Putih di Provinsi Papua, dahulu Irian Barat, tepatnya pada 19 Mei 1962.

"Saat pembebasan Irian Barat melalui Tri Komando Rakyat (Trikora), yang menerjunkan 54 anggota Pasukan Gerak Tjepat (PGT) sekarang Paskhas TNI AU berlangsung di Teminabuan pada 19 Mei 1962. Prajurit harus bangga dengan catatan sejarah dan harus menjadi motivasi," kata Marsekal Fahar pada peringatan HUT Pasukan Khas ke-71, Rabu (17/10).

Marsma Fajar mengatakan, korps Pasukan Khas merpakan satuan yang dirancang untuk melaksanakan tugas-tugas khusus dan strategis TNI Angkatan Udara. Setiap prajurit Paskhas dituntut selalu meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi setiap kemungkinan ancaman serta seluruh prajurit harus selalu tampil dalam mendukung keutuhan NKRI.

Marsma Fajar juga menekankan bahwa di usia ke-71 tahun Paskhas TNI AU harus dijawab oleh seluruh prajurit dengan senantiasa meningkatkan profesionalitas. Setiap prajurit Paskhas TNI AU, lanjut Fajar, diharuskan memiliki kualifikasi para-komando (Parako) untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional.

Ilustrasi: Pasukan Paskhas (paskhas.mil.id)

Ia menyebut tugas dan tanggung jawab Korp Paskhas sama dengan pasukan tempur lainnya, yaitu sebagai satuan tempur negara, Paskhas sebagai pasukan pemukul, siap diterjunkan di segala medan baik hutan, kota, rawa, sungai maupun laut untuk menumpas semua musuh yang melawan NKRI.

Paskhas mempunyai ciri khas tugas tambahan yang tidak dimiliki oleh pasukan lain, yaitu Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara Depan (OP3UD) dengan merebut dan mempertahankan pangkalan dan untuk selanjutnya menyiapkan pendaratan pesawat dan penerjunan pasukan kawan.

Masrma Fajar menyebut Korp Paskhas bertugas membina kekuatan dan kemampuan satuan Paskhas sebagai pasukan matra udara untuk siap operasional dalam melaksanakan perebutan sasaran.

"Paskhas juga melakukan pertahanan objek strategis Angkatan Udara, pertahanan udara, operasi khusus dan khas matra udara dalam operasi militer atas kebijakan Panglima TNI," ujarnya dikutip Antara.

Peringatan hari ulang tahun Pasukan Khas TNI Angkatan Udara dilakukan upacara militer dipimpin Inspektur Upacara Dananud Biak Marsma TNI Fahar Adriyanto dan komandan upacara Danyon Pasukan 468 Sarotama Biak Letkol Pasukan Joko Tri. (*)

#TNI AU #Kopaskhas
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Syarat Ketat, Penerbang Pesawat Tempur Rafale Wajib Ikut Pelatihan dan Lolos Seleksi
Proses pelatihan calon penerbang pesawat tempur Rafale masih terus berjalan seiring persiapan kedatangan armada jet tempur asal Prancis tersebut ke Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Syarat Ketat, Penerbang Pesawat Tempur Rafale Wajib Ikut Pelatihan dan Lolos Seleksi
Indonesia
Rafale, Jet Tempur Canggih yang Hanya Bisa Dikuasai 8 Pilot TNI AU
Rafale, jet tempur canggih buatan Prancis, hanya bisa dioperasikan oleh delapan pilot TNI AU yang lolos seleksi ketat.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Rafale, Jet Tempur Canggih yang Hanya Bisa Dikuasai 8 Pilot TNI AU
Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Indonesia
Alasan TNI Rekrut Pilot Sipil Jadi Penerbang Pesawat Angkut dan Helikopter
Para penerbang tersebut kemudian mengikuti pendidikan penyesuaian standardisasi oleh TNI AU di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Alasan TNI Rekrut Pilot Sipil Jadi Penerbang Pesawat Angkut dan Helikopter
Indonesia
Di Kokpit Indonesia One, Prabowo Ucapkan Selamat HUT Ke-80 TNI AU, Beri Semangat Pada Elang Muda
Kepala Negara menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para personel TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Di Kokpit Indonesia One, Prabowo Ucapkan Selamat HUT Ke-80 TNI AU, Beri Semangat Pada Elang Muda
Indonesia
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Pengiriman pasukan perdamaian merupakan misi mulia yang menjadi ikon diplomasi pertahanan Indonesia di kancah internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Indonesia
Bakal Punya Jet-Jet Tempur Baru, TNI AU Ubah Pola Pendidikan Pilot AAU
TNI AU membuka kesempatan bagi penerbang sipil untuk bergabung melalui program Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP).
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Bakal Punya Jet-Jet Tempur Baru, TNI AU Ubah Pola Pendidikan Pilot AAU
Indonesia
TNI AU Rekrut 31 Pilot Sipil, Digembleng di Lanud Adisutjipto Bawa Pesawat Logistik dan Heli
TNI AU merekrut puluhan pilot sipil untuk penempatan sebagai penerbang pesawat angkut dan helikopter militer.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
TNI AU Rekrut 31 Pilot Sipil, Digembleng di Lanud Adisutjipto Bawa Pesawat Logistik dan Heli
Indonesia
Tambahan Pesawat Militer A400M Tergantung Putusan Menteri Pertahanan
TNU AU hanya bertugas sebagai pengguna atau operator dari setiap alat utama sistem senjata yang dibeli Kemhan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Tambahan Pesawat Militer A400M Tergantung Putusan Menteri Pertahanan
Bagikan