Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Presiden Prabowo Subianto (kanan) disambut Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kiri) di Downing Street 10, London, Inggris, Selasa (20/1/2026). Kunjungan Presiden Prabowo tersebut dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa/pri. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
MerahPutih.com - Dalam rangkaian kunjungan di Inggris, Presiden Prabowo Subianto telah menemui PM Starmer di kantornya, 10 Downing Street, kemudian lanjut bertemu dengan delegasi pengusaha Indonesia-Inggris dan Wakil PM Inggris David Lammy di Lancaster House.
Selepas itu, Presiden Prabowo didampingi sejumlah menterinya dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menemui Russell Group, kelompok 24 universitas papan atas Inggris di Lancaster House. Agenda berikutnya, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Raja Charles III di London, Rabu waktu setempat.
Presiden mengapresiasi dialog dan pertemuannya dengan para pimpinan universitas ternama Inggris yang tergabung dalam Russell Group.
"Pertemuan dengan para pemimpin Russell Group saya rasa sangat produktif,” ujar Prabowo saat bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London, Selasa (20/1).
Baca juga:
Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp 4 Triliun, Ini Peruntukannya
Russell Group merupakan asosiasi yang menaungi 24 universitas riset terkemuka di Inggris, di antaranya University of Oxford, University of Cambridge, dan Imperial College London.
Pertemuan dengan universitas-universitas prestisius tersebut mencerminkan komitmen bersama Indonesia dan Inggris dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Kerja sama di bidang pendidikan ini dinilai melengkapi kemitraan strategis Indonesia - Inggris yang terus berkembang, serta menjadi bagian penting dari upaya Indonesia membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.
Selain menyoroti kerja sama pendidikan, Prabowo juga menilai sejumlah pertemuan di bidang ekonomi berlangsung positif.
Presiden mencontohkan pertemuannya dengan perusahaan pertahanan Inggris Babcock yang membahas kerja sama maritim.
“Kami sangat puas dengan pertemuan tersebut. Saya rasa kerja sama ini sangat penting bagi pengembangan ekonomi maritim kami,” tuturnya.
Starmer menyampaikan bahwa dia menantikan diskusi lanjutan dengan Prabowo di bidang pendidikan setelah ia melihat antusiasme Prabowo terkait sektor tersebut di pertemuan sebelumnya.
“Anda sangat kami sambut, dan saya menantikan diskusi lebih lanjut antara kita,” ujar Starmer
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Baru 1,1 Juta Mahasiswa Dapat Beasiswa, Presiden Prabowo Ingin Diperbanyak
Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp 4 Triliun, Ini Peruntukannya
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
Prabowo: Proyek Hilirisasi Sebesar USD 6 Miliar Segera Dibangun di Indonesia