Prabowo Evaluasi Kabinet Jelang Dua Tahun Pemerintahan, 108 Masalah Telah Diselesaikan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Evaluasi Kabinet Jelang Dua Tahun Pemerintahan, 108 Masalah Telah Diselesaikan

Presiden Prabowo Subianto membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).

Rapat ini dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, seluruh menteri Kabinet Merah Putih, Utusan Khusus Presiden, hingga Kepala Lembaga Tinggi Negara.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan sidang kabinet ini sengaja dilakukan pertengahan tahun untuk menyambut perayaan 17 Agustus dan juga memasuki dua tahun masa pemerintahan.

Evaluasi perlu dilakukan untuk melihat berapa banyak program-program yang telah dicapai dan apa yang perlu diperbaiki guna mempercepat kebijakan yang masih tertunda.

Baca juga:

Prabowo Panggil Semua Menteri, Gelar Sidang Kabinet Paripurna

"Menjelang dua tahun kita telah bekerja sangat keras, sangat padat. Dengan bekerja sangat keras dan padat, kita sendiri tidak terlalu menyadari berapa banyak yang telah kita capai dalam dua tahun pertama kita," kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo mengatakan selama hampir dua tahun pemerintah banyak tantangan besar, khususnya di tengah situasi global yang penuh gejolak.

Namun, ia meminta seluruh jajaran Kabinet Merah Putih tidak gentar menghadapi berbagai persoalan bangsa dan fokus menyelesaikannya.

Presiden Prabowo menegaskan, pemerintah tidak bermaksud mencari kesalahan ataupun membandingkan kinerja dengan pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, setiap pemerintahan memiliki tantangan pada masanya masing-masing.


Ia mengatakan seluruh menteri dan pimpinan lembaga merupakan unsur pemimpin bangsa yang mendapat mandat untuk menghadapi sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan nasional.

Pemerintah memahami masih rendahnya kesejahteraan guru, terbatasnya lapangan kerja, masih adanya kemiskinan ekstrem, hingga ketimpangan ekonomi di masyarakat. Persoalan-persoalan tersebut, menurut Presiden Prabowo, justru menjadi alasan pemerintah dipilih untuk menyelesaikannya.

Presiden Prabowo mengakui sejumlah persoalan yang dihadapi pemerintah ternyata jauh lebih besar dari perkiraan. Ia menyoroti terjadinya distorsi dalam perekonomian nasional akibat praktik perdagangan yang tidak sehat.

Karena itu, Presiden Prabowo menegaskan pemerintah mendapat mandat untuk menghentikan kebocoran tersebut demi melindungi kepentingan nasional.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menilai pemerintah telah berhasil menyelesaikan banyak persoalan dalam lebih dari satu tahun masa pemerintahannya.

"Hitungan terakhir, ada 108 masalah yang kita selesaikan dalam satu tahun lebih pemerintahan kita. Ini prestasi yang bukan kecil," katanya.

Meski demikian, Presiden mengingatkan seluruh jajaran kabinet agar tidak berpuas diri maupun bersikap sombong atas capaian tersebut.

"Kita tidak mau menepuk-nepuk dada, kita tidak mau dan tidak boleh besar kepala dan tidak boleh sombong. Itu watak kita sebenarnya ojo dumeh. Kalau kita berprestasi harus kita akui kalau kita berprestasi," ucap Presiden Prabowo. (*)

#Sidang Kabinet Paripurna #Prabowo #Kabinet Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Bakal Hadiri Rapat Paripurna DPR
Dalam rapat itu, ada dua agenda utama, yakni penetapan mitra kerja Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Presiden Prabowo Subianto Bakal Hadiri Rapat Paripurna DPR
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Indonesia
Soal Wacana Reshuffle Presiden Prabowo, PKS: jangan Ada lagi Menteri Kena Kasus Korupsi
Meminta Prabowo memiliki parameter yang jelas dalam mengevaluasi anggota kabinet.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Soal Wacana Reshuffle Presiden Prabowo, PKS: jangan Ada lagi Menteri Kena Kasus Korupsi
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Presiden juga memerintahkan pimpinan-pimpinan daerah segera mencabut peraturan daerah yang membuka ruang adanya pembakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Indonesia
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Indonesia
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Kepentingan negara harus ditempatkan di atas hubungan pribadi maupun kepentingan kelompok.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Bagikan