Prabowo Sebut Bakal Ajak Bicara PKB Soal Cawapres yang Diusung
Prabowo Subianto melambaikan saat meninggalkan kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)
MerahPutih.com- Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sudah menyatakan niatnya untuk maju ke Pemilihan Presiden 2024.
Di sejumlah lembaga survei, namanya bertengger di posisi tiga besar bersama Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Baca Juga:
Nah, namun belum jelas siapa yang bakal mendampingi Prabowo jika ia benar-benar resmi maju ke Pilpres yang sudah tiga kali ia ikuti itu.
Prabowo mengungkapkan, calon wakil presiden merupakan keputusan yang akan diambil bersama nantinya.
"Kan saya baru jelaskan semua keputusan akan kami ambil bersama," kata Prabowo Subianto dalam meresmikan Kantor Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Gerindra di Jakarta Barat, Sabtu (7/1).
Sampai saat ini, partainya telah memutuskan kerja sama politik dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
"Kita sudah memutuskan kerja sama politik, ya kita kerja sama secara politik," ucap Prabowo Subianto.
Baca Juga:
Survei Indikator: Simulasi Duet Ganjar-Erick Tertinggi, Kalahkan Anies-AHY dan Prabowo-Puan
Sehingga, ia tak bisa serta merta menunjuk siapa Cawapres yang bakal mendampingi pria yang kini menjabat Menteri Pertahanan itu.
"Semua keputusan politik kita lakukan bersama. Ini adalah presiden dari Partai Gerindra," sambungnya.
Sekedar informasi, PKB tetap ngotot Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi cawapres dari Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Alasan posisi Cawapres yang diincar karena PKB pada Pemilu 2019 lebih kecil suaranya dari Partai Gerindra. (Knu)
Baca Juga:
Dasco ke Sandiaga: Kalau Masih Kader Gerindra Dukung Prabowo di Pilpres 2024
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
PKB Dukung Prabowo Gabung Board of Peace, Tegaskan Komitmen Bela Palestina
PKB Kenalkan Seluruh Pengurus Daerah ke Presiden Prabowo di Istana
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
DPR Desak Reformasi Pasar Saham, Free Float 15 Persen Jadi Kunci Jaga Kepercayaan Investor
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen