Prabowo Batal Hadir di Rapimnas PKS
Rampinas PKS. Foto: MP/Didik Setiawan
MerahPutih.com - Presiden Terpilih Prabowo Subianto batal hadir dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang digelar secara tertutup hari ini.
"Pagi kami dapat kabar, Prabowo tidak bisa hadir karena ada tugas kenegaraan," kata Juru Bicara PKS Ahmad Mabruri di Kantor Dewan Pimpinan Tingkat Pusat PKS, Jakarta, Kamis (19/9).
Walaupun demikian, Ahmad Mabruri mengatakan Rapimnas PKS tetap berjalan karena sudah diagendakan partai sejak lama.
PKS sebagai anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) pemerintah mendatang memang sengaja mengundang Prabowo hadir dalam rapimnas kali ini.
Baca juga:
Namun, Prabowo tidak bisa hadir dalam Rapimnas PKS kali ini karena sedang menjalankan tugas kunjungan ke luar negeri dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan. "(Prabowo) kunjungan ke Filipina," imbuh Ahmad Mabruri.
Lebih jauh, Ahmad Mabruri menjelaskan PKS juga akan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Sahid Jaya, Jakarta pada 20-22 September 2024. Namun, dia menyebutkan Prabowo tidak diundang oleh PKS untuk menghadiri agenda rakernas tersebut.
“Kalau di rakernas tidak dijadwalkan. Dijadwalkan-nya di rapimnas ini, dan beliau tidak bisa hadir,” tandas Jubir PKS itu. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Menteri PPN/Bappenas Sebut Program MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Habiburokhman Tegaskan Kapolri Listyo Sigit 100 Persen Loyal pada Prabowo, Sebut Jadi Saksinya
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF
PKS Ngotot Minta Pemprov Jakarta Jual Saham Bir, Ungkit Janji Kampanye Gubernur
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab