MerahPutih.com - Potensi bencana di Lampung Selatan makin tinggi. Hal ini pula yang mendasari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung memperpanjang status tanggap darurat bencana.
Potensi bencana itu tidak lepas dari cuaca ekstrem yang akan terus terjadi. Karena itu status tanggap darurat bencana di wilayah tersebut diperpanjang sampai akhir Februari 2025.
"Untuk status tanggap darurat, kalau kemarin kita Lampung Selatan sudah menetapkan siaga darurat yang berakhir pada 6 Februari 2025, dan mengingat bencana cuaca ekstrem ini hampir merata di 17 kecamatan di Lampung Selatan sehingga kita meningkatkan status tanggap darurat bencana sampai 14 hari ke depan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan Ariswandi, di Lampung Selatan, Senin (10/2), dikutip dari Antara.
Ia mengatakan peningkatan status tanggap darurat itu karena dalam beberapa hari terakhir wilayah Kabupaten Lampung Selatan terjadi bencana alam cuaca ekstrem seperti angin puting beliung, banjir bandang, dan pohon tumbang.
Baca juga:
Tanah Longsor di Poncokusumo Tutup Akses Menuju Gunung Bromo
"Beberapa hari lalu hingga hari ini hampir di seluruh 17 kecamatan di Lampung Selatan telah terjadi banjir yang diakibatkan oleh intensitas hujan yang begitu tinggi sejak beberapa hari terakhir membuat banyak wilayah tergenang," katanya.
BPBD Lampung Selatan pun meminta masyarakat waspada.
"Kita lihat hingga saat ini hujan lebat masih sering terjadi, kemudian BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini tentang potensi curah hujan yang cukup tinggi hingga akhir Februari ini, oleh karena itu saya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan akan terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan," imbaunya.

