Polsek Tanjung Duren Amankan Martinus Sang Pemanjat Papan Reklame

Ana AmaliaAna Amalia - Jumat, 09 Desember 2016
Polsek Tanjung Duren Amankan Martinus Sang Pemanjat Papan Reklame

Deskripsi : Martinus meminta untuk bertemu dengan 7 orang, bila tuntutannya tidak terpenuhi maka akan lompat. (Foto: MerahPutih/ John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Martinus nekat memanjat papan reklame yang berada di depan Mall Citraland, Jakarta Barat, Jumat (9/12). Ia meminta untuk bertemu dengan 7 orang, bila tuntutannya tidak terpenuhi maka ia akan lompat.

Wakapolsek Tanjung Duren AKP Sugiran mengatakan pihaknya bersama dengan anggota Polsek Tanjung Duren dan dibantu dengan Damkar Kota Jakarta melaksanakan evakuasi seorang laki-laki bernama Martinus yang naik ke atas papan reklame.

"Saat kami ingin mengevakuasi pria tersebut sempat melemparkan kertas berisi tujuh orang nama untuk bertemu langsung," kata Sugiran kepada wartawan di Jakarta Barat, Jumat (9/12).

Sugiran menjelaskan tim sempat mengalami kesulitan saat membujuk korban untuk turun. Karena sebelumnya pernah berkonsultasi dengan Martinus atas kematian keponakan yang bernama David di daerah NTT.

"Untungnya kami tidak membutuhkan waktu lama karena sebelumnya pernah konsultasi atas kematian keponakannya. Kami berhasil membujuknya untuk turun dan dibawa ke Polsek Tanjung Duren," tandasnya.

Seperti diketahui, Martinus melakukan hal itu karena kecewa dengan proses hukum terkait kematian keponakannya berinisial DNE (17) pada 10 Juli lalu. Sampai saat ini, Martinus masih tidak percaya keponakannya meninggal karena kecelakaan.(Abi)

BACA JUGA:

  1. Jika Menang, Sandiaga Janji akan Perbaiki Komunikasi Politik dengan DPRD
  2. Kampanye ke Pesanggrahan, Sandiaga Uno Sosialisasikan 3 Program
  3. Tolak Pemberian Minum dari Warga Pesanggrahan, Sandiaga Uno Akui Sedang Puasa
  4. Pasar Pesanggrahan Sepi, Sandiaga Uno: Pemprov Kurang Riset
  5. Bertemu Sandiaga Uno, Pedagang Pasar Pesanggrahan: Di Sini Sepi Cuma Ada Kucing
#AKP Sugiran #Bunuh Diri #NTT
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) lima kali erupsi sejak Jumat, 12 Juni pagi sampai siang WITA.
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter
Indonesia
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Hasil pengembangan dari kasus pencurian Komodo yang terjadi pada 2025
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Kronologis detik-detik pria berinisial AYA (31) asal Bekasi yang tewas jatuh dari lantai 3 Pondok Indah Mall (PIM) 2, akhirnya dibuka ke publik.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Maret 2026
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Indonesia
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Seorang pria meninggal dunia usai melompat dari lantai 3 salah satu mall di Jakarta Selatan, Minggu (8/3) siang.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Indonesia
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Wakapolri menyoroti tragedi anak bunuh diri di NTT. Ia pun meminta negara bisa hadir lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Lainnya
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Mensesneg mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti untuk merumuskan langkah preventif.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Bagikan