Polisi Tegaskan Perempuan yang Bersama Andi Arief Bukan Caleg

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 05 Maret 2019
Polisi Tegaskan Perempuan yang Bersama Andi Arief Bukan Caleg

Kabiro Penmas Divisi Humas Polri Brigjend Pol M Iqbal. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus penangkapan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen), Andi Arief belum rampung seutuhnya. Berdasarkan hasil pengembangan pemeriksaan, polisi mengungkapkan ada perempuan yang terkait dalam penggerebekan Petinggi Partai Demokrat itu.

"Setelah dilakukan pendalaman, petugas menemukan petunjuk bahwa ada seorang wanita di kamar tempat Andi Arief ditangkap," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal, Selasa (5/3).

Namun, Iqbal membantah bahwa perempuan yang berada di dalam kamar hotel bersama politisi AA (Andi Arief) adalah caleg dari Partai Nasdem.

"Ya, betul inisialnya L, tetapi tidak ada kaitannya dengan yang beredar. Ada yang bilang caleg, politikus, itu tidak ada kaitannya," katanya di Gedung Mabes Polri seperti dilansir Antara.

Kadiv Humas menuturkan, perempuan berinisial L yang diduga sahabat dan saling kenal dengan mantan aktivis 1998 tersebut, hingga kini masih dimintai keterangan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri.

Kemungkinan perempuan itu turut mengonsumsi sabu sebelum dilakukan penggerebekan pada Minggu (3/3) petang pun masih didalami.

"Apakah L ini juga mengonsumsi narkoba, apakah L ini ada kaitannya jaringan sedang didalami," ucap M Iqbal.

Partai Nasional Demokrat telah membantah rumor artis sekaligus caleg NasDem, Livy Andriani sedang bersama AA saat terjadi penggerebekan di sebuah kamar hotel di Jakarta.

Livy Andriani pun menegaskan ia bukan perempuan yang berada di kamar itu.

Livy mengingatkan kepada siapa pun agar tidak coba-coba lagi mengedarkan atau menyebarluaskan foto dirinya yang dikaitkan dengan penangkapan Andi Arief lewat media mana pun.

Sebelumnya, polisi menyatakan saat penggerebekan penyidik hanya menemukan politisi AA seorang diri, tetapi setelah dilakukan pengembangan ditemukan petunjuk terdapat perempuan yang meninggalkan kamar sebelum penggerebekan. (*)

Baca Juga: Fakta Penangkapan Andi Arief: Sabu Bareng Cewek Sambil Tonton Dangdut Academy Sampai Tolak Tes Urine

#Andi Arief #Partai Demokrat #Kombes Pol Muhammad Iqbal
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Energi politik semestinya dicurahkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Indonesia
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk membuka akses bantuan asing. Hal itu dilakukan demi mempercepat penanganan darurat bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Indonesia
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Jokowi sebut Whoosh jadi investasi sosial. Demokrat mempertanyakan siapa yang akan menalangi kerugiannya.
Soffi Amira - Sabtu, 01 November 2025
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Indonesia
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Fenomena APBD mengendap di perbankan bukan sekadar persoalan teknis pengelolaan kas daerah, melainkan menggambarkan masalah struktural keuangan daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Oktober 2025
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Indonesia
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat menegaskan pentingnya pengawasan dan kolaborasi antara pemerintah dan DPR.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Oktober 2025
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Indonesia
Ramai Video SBY Tak Salami Kapolri saat Peringatan HUT ke-80 TNI, Demokrat Tegaskan Hubungan Baik-Baik Saja
Narasi yang beredar menyebut seolah-olah hubungan antara pendiri Partai Demokrat dan Kapolri tidak akrab.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Oktober 2025
Ramai Video SBY Tak Salami Kapolri saat Peringatan HUT ke-80 TNI, Demokrat Tegaskan Hubungan Baik-Baik Saja
Indonesia
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin
Politikus Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, kasus kematian balita di Sukabumi menjadi bukti gagalnya negara melindungi rakyat.
Soffi Amira - Rabu, 20 Agustus 2025
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin
Bagikan