Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran di Kereta Bawah Tanah, hanya 40 Menit setelah Kejadian

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 31 Mei 2025
 Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran di Kereta Bawah Tanah, hanya 40 Menit setelah Kejadian

Insiden pembakaran di kereta bawah tanah Seoul picu evakuasi massal.(foto: Allkpop)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — POLISI menangkap seorang pria berusia sekitar 60, Sabtu (31/5) atas dugaan pembakaran di dalam kereta bawah tanah Seoul. Insiden pembakaran itu menyebabkan ratusan penumpang dievakuasi melalui terowongan. Demikian keterangan pihak berwenang.

Seperti dilansir Allkpop, polisi menangkap tersangka sekitar 40 menit setelah kebakaran terjadi. Ia ditangkap di dekat Stasiun Yeouinaru dan kini tengah diselidiki atas tuduhan pembakaran. Analisis forensik di lokasi kejadian masih berlangsung untuk mengungkap lebih banyak detail.

Tersangka diduga membakar potongan pakaian di dalam kereta jalur 5 yang sedang melaju antara Stasiun Yeouinaru dan Mapo pada pukul 08.47. Polisi dan saksi mata, seperti dikabarkan The Korea Times, mengatakan pelaku naik sambil membawa obor jenis pemantik dan wadah berisi bahan bakar.

Lebih dari 400 penumpang melarikan diri melalui terowongan dan 21 orang di antaranya dilarikan ke rumah sakit karena cedera, termasuk akibat menghirup asap dan patah pergelangan kaki. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban luka serius.

Baca juga:

Pembakaran Terjadi di Kereta Bawah Tanah Seoul, Petugas Sigap Lakukan Evakuasi Massal



Penumpang dan masinis kereta mengendalikan api menggunakan alat pemadam kebakaran sebelum api benar-benar padam sekitar pukul 10.24. Pihak berwenang mengerahkan 230 personel, termasuk petugas pemadam kebakaran dan polisi, ke lokasi kejadian. Tersangka ditangkap polisi di dekat Stasiun Yeouinaru pada pukul 09.45, setelah sempat melarikan diri.

Layanan kereta bawah tanah antara Stasiun Yeouido dan Aeogae sempat dihentikan sementara, tapi kembali beroperasi normal pada pukul 10.06.

Pihak berwenang menyatakan penyelidikan menyeluruh tengah dilakukan dan langkah-langkah keamanan di seluruh jaringan subway akan ditinjau kembali untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(dwi)

Baca juga:

Anjing Milik Mantan Presiden Yoon Suk-yeol Menjadi Beban Finansial buat Seoul Grand Park

#Korea Selatan #Kereta Api #Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Dudung turut merespons pertanyaan mengenai dampak karhutla yang saat ini turut dialami negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Fun
Biksu 'G-DRAGON di Dunia Buddha', Sebarkan Ajaran Buddha lewat Tari
Biksu Deoksan mungkin bukan seorang idol, tapi ia telah dijuluki ‘G-DRAGON di Dunia Buddha’.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Biksu 'G-DRAGON di Dunia Buddha', Sebarkan Ajaran Buddha lewat Tari
ShowBiz
Profil Lim Se-joo, Mantan Kekasih Yoo Seung-ho yang Punya Deretan Karya Keren!
Bikin geger fans drakor! Hubungan Yoo Seung-ho dan Lim Se-joo resmi kandas setelah 6 tahun pacaran. Cek fakta putusnya dan profil lengkap Lim Se-joo di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Profil Lim Se-joo, Mantan Kekasih Yoo Seung-ho yang Punya Deretan Karya Keren!
Olahraga
Korea Selatan Pertimbangkan Perketat Pembebasan Wajib Militer, Atlet Terancam Kehilangan Keistimewaan
Wacana tersebut mencuat setelah kontroversi perayaan timnas Korsel seusai menjuarai Asian Games 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Oktober 2026
Korea Selatan Pertimbangkan Perketat Pembebasan Wajib Militer, Atlet Terancam Kehilangan Keistimewaan
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Bagikan